Terminal Lebak Bulus ditutup, warga minta Jokowi berani datang

Mereka mengancam bakal menduduki terminal sampai ada solusi terbaik dari Jokowi.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Terminal Lebak Bulus ditutup, warga minta Jokowi berani datang
Demo terminal Lebak Bulus. ©2014 Merdeka.com

Ratusan karyawan PO bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tak terima lahan usaha mereka ditutup Gubernur Joko Widodo sebagai dampak pembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT). Mereka menantang Jokowi, sapaan Joko Widodo, menemui dan menjelaskan langsung soal penutupan ini."Jokowi tidak datang, saya tetap akan ke kantor Jokowi segera mungkin. Responsnya kami akan ke Gedung Jokowi, " ujar Sumardi, salah satu koordinator aksi, saat ditemui di lokasi, Senin (6/1).Mereka nekat bakal menduduki terminal sampai ada solusi terbaik dari Jokowi. Sebab selain sopir, ada warga lain yang mencari makan di terminal tersebut."Sampai kapanpun semua bertahan di sini hingga dapat solusi dari Jokowi," ancamnya.Sumardi menegaskan, unjuk rasa yang mereka lakukan bukan menolak pembangunan MRT. Tapi belum adanya solusi konkret yang jadi alasan. Mereka ingin dibangun terminal baru di lokasi sekitar dan tidak dialihkan ke Terminal Kalideres, Terminal Pulogadung, dan Terminal Kampung Rambutan."Karena kalau di tiga terminal yang ditentukan itu kan sudah ada trayek di sana. Nah kalau di terminal buat bus AKAP di Jakarta Selatan kan cuma di Lebak Bulus saja," tandasnya.

Rekomendasi