Hasil pra rekontruksi, jalur CCTV Museum Gajah mati

"Jadi hari ini kita coba CCTV yang kemarin kami temukan itu, satu ternyata tidak simpan di decoder," kata AKBP Tatan.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Hasil pra rekontruksi, jalur CCTV Museum Gajah mati
Museum Gajah. ©2013 Merdeka.com/Yulistyo Pratomo

Pihak kepolisian telah usai menggelar pra rekontruksi dalam kasus hilangnya artefak di Museum Gajah, Jakarta Pusat. Dalam pra rekontruksi tersebut, polisi menyelidiki jalur CCTV apakah benar mati atau tidak."Jadi hari ini kita coba CCTV yang kemarin kami temukan itu, satu ternyata tidak simpan di decoder. Ternyata decoder yang ada 16 jalur yang sudah kita sita di polres itu memang semua dalam keadaan mati," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan di lokasi, Senin (30/9).Tatan menambahkan sebelumnya kepolisian juga sudah melakukan pra rekonstruksi untuk posisi seluruh pihak keamanan yang tugas dari sebelum hilang dan sesudah hilang."Sehingga siapa yang berbuat apa, dengan siapa yang posnya di mana, yang dari tanggal 10 hingga 11 pagi itu kita coba semuanya," katanya."Semuanya itu akan kami kaitkan antara hasil lidik kami dengan security, termasuk yang kerja di proses pembangunan di belakang (museum) kita periksa. Semua dikaitkan untuk dianalisa, kira-kira ke mana arah dan siapa pelaku. Dan terus kerja sama dgn tim Polda," lanjut Tatan.Sebelumnya, pencurian terjadi di Museum Gajah pada Kamis (12/9). Sejumlah barang berharga hilang dibawa pencuri.

Rekomendasi