Jimmi Muliku alias John Weku alias Aldi alias Vernando alias Nando, pria berusia 32 tahun tersebut mendadak menjadi buah bibir lantaran aksinya yang merampok pekerja seks komersial (PSK) setelah mengencaninya. Dalam beraksi, pelaku tidak sembarang memilih korban.Hal tersebut terlihat dari sejumlah barang bukti yang disita kepolisian saat menciduknya di bilangan Jakarta Barat, 6 Juni 2013 lalu. Rata-rata barang korban yang dirampok pelaku berkisar harga di atas Rp 5 juta."Saya lebih memilih wanita malam kelas atas," ucap Jimmy di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/7).Dirinya pun mengaku tidak pernah melakukan pemukulan terhadap para korbannya."Selama saya melakukan ini, saya tidak pernah menganiaya korban-korban saya, saya tidak pernah memukul juga. Paling hanya mengancam dan mengikat korban dengan lakban," tuturnya.Aksi pelaku pemburu wanita malam kelas kakap ini pun bermula saat dirinya berkencan dengan D, wanita panggilan yang ia dapati dari iklan baris sebuah koran ibu kota.Di Hotel Pecenongan lah mereka bertemu. Ketika itu, D memasang tarif sekitar Rp 1,5 juta. Dari tangan D pula, pelaku mendapatkan dua handphone mahal."Ya, saya ketagihan," ucapnya.Sejak saat itulah, pelaku memutuskan untuk menyasar wanita malam kelas atas sebagai target. Karena notabenenya para PSK kelas atas tersebut memiliki perhiasan dan uang lebih.Selain itu, pelaku juga mengaku pernah mengencani dua PSK sekaligus."Saya pernah booking dua PSK sekaligus. Kemudian saya pilih kamar hotel presiden suite yang ada ruang tamunya. Lalu saya mengencani salah satu PSK sementara satu lagi saya tunggu di ruang tamu," terang pria bertubuh tambun tersebut.Puas berkencan, pelaku memborgol dan mengikat kaki juga tangan korban yang saat itu tidak mengenakan sehelai benang pun di tubuh mereka.Setelah memborgol korban, pelaku meminta seluruh barang berharga milik korban sambil mengancam dengan pisau lipat."Setelah itu saya keluar dari dalam kamar hotel dan setelah di luar, baru saya telepon resepsionis dan meminta resepsionis untuk merapikan kamar," terangnya.Ia mengaku beberapa hasil rampokannya dijual ke penadah di Surabaya. Dan setelah kembali dari Surabaya itulah, John ditangkap saat hendak kembali melancarkan aksinya."Kalau BlackBerry Q10, Z10, Porsche itu dihargai Rp 4 juta satunya. Kalau berlian yang kata korban harganya Rp 150 juta, saya jual ke engko itu harganya Rp 8 juta," tandasnya.
Siapa Nando, pria 32 tahun perdayai 18 PSK kelas atas
Rata-rata barang korban yang dirampok pelaku berkisar harga di atas Rp 5 juta.
Advertisement
Rekomendasi