Kunker DPRD DKI ke luar negeri diakui sebagai politik balas budi

Anggaran yang disiapkan untuk melakukan kunjungan ke kota-kota tersebut adalah sebesar Rp 1.812.000.000.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Kunker DPRD DKI ke luar negeri diakui sebagai politik balas budi
Sidang Paripurna DPRD DKI. ©2013 Merdeka.com

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta, Mangara Pardede menjelaskan pada 2012 pihaknya menganggarkan kunjungan kerja bagi anggota Dewan ke sejumlah kota di luar negeri yang tergabung dalam sister city. Kota-kota tersebut di antaranya; Houston (AS), Los Angeles (AS), New York (AS), Beijing (China) dan Seoul (Korea Selatan).Menurutnya, agenda kunjungan balasan menjadi alasan dilakukannya kunker ke kota-kota tersebut."Kalau di DPRD kota negara sister city datang ke DPR, maka DPRD mencoba menganggarkan, merencanakan kunjungan balasan," ujar Mangara di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (3/6).Mangara berdalih, aturan ini merupakan etika kerjasama dengan negara yang tergabung dalam sister city. Jika wakil rakyat tidak melakukan kunjungan kerja balasan, maka biaya yang telah dianggarkan tidak akan terserap."Ini tata pergaulan internasional," tegasnya.Dia mengatakan anggaran yang disiapkan untuk melakukan kunjungan ke kota-kota tersebut adalah sebesar Rp 1.812.000.000."Kemudian sampai detik ini belum ada perintah dari pimpinan Dewan secara konkret untuk melakukan kunjungan balasan. Dalam hal ini dari anggaran, belum Rp 1 pun yang dicairkan," tandasnya.Seperti diketahui, sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta berencana melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kota di luar negeri yang tergabung dalam sister city. Di kota-kota itu, mereka rencananya akan belajar tentang sejumlah program Jokowi seperti MRT, Giant Sea Wall, monorail dan lainnya.

Rekomendasi