Belakangan ini, Lurah Warakas Mulyadi paling bersuara lantang menolak sistem lelang jabatan. Bahkan, Mulyadi sempat berencana membawa persoalan ini ke Mahkamah Konstitusi (MK).Sikap Mulyadi inilah yang membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berang. Ahok menilai, Mulyadi marah dan mempersoalkan sistem lelang jabatan lantaran rusun miliknya disita oleh Pemprov DKI.Menurut Ahok, rusun milik Mulyadi telah menyalahi aturan. Sebab, rusun itu telah disewakan kepada orang lain bukan ditempati sendiri."Kami enggak peduli siapapun yang punya rusun, kalau dia sewain orang kita sita, kita langsung putihkan kasih yang nyewa," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/5).Kecurangan yang dilakukan Mulyadi terbongkar setelah ada laporan dari Unit Pengelola Teknis (UPT) Rumah Susun Marunda, Natanael. "Dia itu salah satu pengawas UPT. Jadi dia pengawas rusun di Marunda yang laporkan," ujarnya.Kini, Ahok tak mau lagi mengurusi tingkah Mulyadi. Hal ini sudah ia serahkan ke Badan Kepegawaian Daerah DKI."Kenapa? Enggak ada masalah kok. Dia aja yang ribut sendiri. BKD lagi ngurusin itu. Saya enggak tahu lah urusan BKD lah itu," ucapnya sembari tertawa.
Ahok: Tak peduli rusun milik lurah Warakas, tetap disita
Rusun milik Mulyadi telah menyalahi aturan. Sebab, rusun itu telah disewakan kepada orang lain bukan ditempati sendiri.
Rekomendasi