Polisi buru penyewa anak buah John Kei

Lahan seluas 2,1 hektar diketahui milik seorang perempuan berinisial E yang kini tinggal di Australia.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Polisi buru penyewa anak buah John Kei
Anak buah John Kei.. ©2012 Merdeka.com

Aparat kepolisian membidik pemberi kuasa anak buah Jonh Kei yang menyerang kelompok Hercules di Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi meyakini bahwa pemberi kuasa memerintahkan anak buah John Kei untuk berbuat onar."Sangat bisa dijerat karena dia (pemberi kuasa) telah menyuruh orang lain melakukan tindak pidana sehingga bisa dijerat," ujar Kapolres Jakarta Barat, Kombes Suntana, saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/9).Ditambahkan Suntana, pihaknya sudah memeriksa tiga orang pemberi kuasa dan seorang pengusaha. Suntana meyakini bahwa perintah pemberi kuasa kepada kelompok John Kei adalah untuk menguasai tanah seluas 2,1 hektar tersebut. Alhasil, kelompok John Kei pun menyerang kelompok Hercules yang sudah terlebih dulu berjaga di tanah itu.Sebenarnya, lanjut Suntana, status tanah itu masih dalam status quo karena merupakan tanah sengketa. Pemilik tanah kosong itu diketahui yakni seorang perempuan berinisial E yang kini tinggal di Australia. E memberikan kuasa ke warga di sekitar untuk menjaga tanah. Namun orang itu justru memberikan kuasa ke pihak lainnya. Sehingga, saat ini ada tiga pihak yang memperebutkan tanah tersebut."Artinya ini melanggar hukum, karena yang punya tanah sudah ada. Dengan tindakan tegas kita, Alhamdulillah mereka bisa diamankan," kata Suntana.Saat ini, tanah sengketa itu masih dilakukan penjagaan sekitar 50 aparat kepolisian. Tanah itu juga masih dibatasi dengan garis polisi sampai melihat situasi kondusif.Diberitakan sebelumnya, bentrokan massa terjadi di sebuah lahan kosong di samping Komplek Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu (29/8) siang. Bentrokan diduga dipicu perebutan lahan antara dua kelompok massa yang belakangan diketahui kelompok John Kei dan kelompok Hercules.

Rekomendasi