DPRD puji hasil audit BPK soal laporan keuangan DKI

Pemprov DKI Jakarta tak perlu berkecil hati berada di urutan ke-6 mendapat opini wajar tanpa pengecualian.

Vincent Asido Panggabean
DPRD puji hasil audit BPK soal laporan keuangan DKI
Ilustrasi monas. merdeka.com/shutterstock.com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, mendapat peringkat ke-6 dalam opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Namun, Ketua DPRD DKI Jakarta, Ferrial Sofyan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta jangan berkecil hati mengenai hal tersebut."Jadi dewan menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Pemda DKI dengan beberapa alasan. Pertama, untuk mencapai WTP ini dilaksanakan dengan suatu sistem yang baru digunakan disini, sehingga ketepatan dari penentuan aset itu sangat baik sekali," ujar Ferrial, kepada wartawan, saat menggelar jumpa pers di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (30/5).Lanjutnya, yang kedua, Pemprov DKI Jakarta tidak perlu berkecil hati, walaupun menjadi urutan ke-6 dari provinsi yang mendapat WTP. Menurutnya, anggaran yang dikelola Pemprov DKI Jakarta, itu besar luar biasa."Anggaran yang dikelola Pemprov DKI Jakarta, itu besar luar biasa, sekitar Rp 36 triliun. Berbeda dengan provinsi yang lain, karena mereka terbagi dalam kabupaten dan kota dalam jajaran provinsinya," terangnya.Selain itu, Ferrial juga menjelaskan, aset yang dikelola Pemprov DKI juga sangat besar, dan hal itu tidak bisa dibandingkan dengan provinsi lainnya."Aset yang kita kelola itu luar biasa banyaknya, ini yang sangat memberatkan sebetulnya, dalam penentuan WTP sekitar Rp 450 triliun. Hal ini kita tidak bisa bandingkan dengan provinsi yang lain," tandas Ferrial.

DKI
Rekomendasi