Preman penyekap tukang kopi bukan anak buah Hercules
Merdeka.com - Tim kuasa hukum Hercules Razario Marshal membantah jika preman yang menyekap dan menganiaya wanita pedagang kopi di pintu tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat merupakan anak buah Hercules.
Bantahan ini muncul setelah ada beberapa media yang menuliskan, 19 preman yang ditangkap Polres Metro Jakarta Barat merupakan anak buah Ketua Umum Gerakan Indonesia Baru (GRIB).
Direktur Boyamin Saiman Law Firm, Boyamin Law menuliskan, "Bahwa kelompok preman yang melakukan penyekapan dan penganiayaan tersebut bukan berasal dari kelompok Hercules, kelompok tersebut sebagian besar berasal dari Flores dan Kupang yang diduga pimpinannya bernama Yorim," katanya, Senin (16/9),
Dia menambahkan, bahwa di luar satu orang tersangka yang ditembak kakinya, terdapat 19 orang yang ditangkap yang kemudian diidentifikasi polisi kelompok dinyatakan dibawah Hercules adalah orang-orang yang tidak terkait dan tidak tahu menahu dengan penyekapan dan penganiayaan tersebut. 19 orang tersebut sekedar ditangkap karena dianggap preman sehingga polisi nampak berlebihan dan nampak arogansinya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 19 orang yang merupakan kelompok Flores, ditangkap Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat pada Minggu (15/9) siang. Belasan orang tersebut diduga menganiaya Hernawati (46) seorang perempuan yang biasa berdagang di depan pintu tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Tubuh korban dianiaya oleh mereka. Tubuhnya ditetesin plastik ember yang dibakar, kelamin wanita itu juga dirusak," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi, saat ditemui di Mapolres, minggu (15/9). (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya