Peringati 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Anies Tanam Pohon Bersama Dubes Inggris

Minggu, 12 Mei 2019 19:40 Reporter : Merdeka
Peringati 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Anies Tanam Pohon Bersama Dubes Inggris Anies Tanam Pohon Bersama Dubes Inggris Untuk Indonesia. ©2019 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Moazzam Malik secara simbolis menanam pohon Sepatu Dea di halaman depan Museum Proklamasi, Menteng, Jakarta.

Hal ini dalam rangka merayakan hubungan diplomatik Indonesia-Inggris yang ke-70 tahun.

"Pohon ini menyimbolkan bahwa untuk memiliki ranting yang kuat dan besar, menjangkau ke mana-mana, akarnya harus kuat. Dan hubungan Indonesia dengan Inggris itu bisa menjangkau ke mana-mana, ke semua sektor, maka akarnya harus kuat," kata Anies di Museum Proklamasi, Menteng, Jakarta, Minggu (12/5).

Menurutnya, akar dari hubungan antar Indonesia-Inggris khususnya ada di bidang pendidikan.

"Dan kita di Jakarta bersama dengan Kedubes Inggris dan British Council mengadakan pendidikan Bahasa Inggris untuk anak-anak kita," ujarnya.

Duta Besar Inggris, Moazzam Malik menambahkan, dengan ini ia berharap hubungan Indonesia-Inggris akan selalu terjaga. Selain itu, ia yakin bahwa Indonesia akan semakin maju di ke depan hari.

"Khususnya di bidang pendidikan, tetapi juga untuk menjaga nilai-nilai demokrasi, khususnya untuk hak-hak minoritas, ada banyak tantangan untuk perekonomian juga," ungkapnya.

"Perlu keberanian dalam kebijaksanaan untuk meningkatkan kinerja perekonomian walaupun Indonesia berhasil angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen, tetapi saya kira Indonesia perlu lebih besar lagi," tambahnya.

Moazzam mengungkapkan, Indonesia sebagai negara dengan penduduk beragama Muslim terbesar merupakan inspirasi bagi seluruh umat Muslim di dunia.

"Dengan kemajuan Indonesia, Indonesia bisa menjadi salah satu contoh untuk negara-negara sedang berkembang lain, dan juga menjadi sumber inspirasi untuk umat Muslim seluruh dunia termasuk di negara saya," jelasnya.

Selain itu, ia juga menilai pelaksanaan Pemilu 2019 di Indonesia telah berlangsung dengan sangat luar biasa. Menurutnya, pemilihan umum di Indonesia jugalah yang paling besar dan rumit di seluruh dunia.

"Dan saya percaya bahwa institusi-institusi di Indonesia tidak hanya dapat bangkit dari pengalaman (Pemilu) ini dengan pelajaran yang berharga, namun juga dengan proses yang baik untuk masa depan," tutupnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini