Penyerapan di bawah 90 persen, pengerjaan program tertunda

Senin, 23 Desember 2013 21:37 Reporter : Fikri Faqih
Penyerapan di bawah 90 persen, pengerjaan program tertunda Ahok. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan akan banyak kontraktor yang kerjanya tidak bagus dalam penggarapan program kerja pada Tahun 2013. Ini disebabkan karena penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak sesuai rencananya.

"Saya kira pasti maksimal 90 persen. Tapi beberapa sudah menyerah cuman 70-an persen. Akhirnya banyak kontraktor tidak bagus kerjanya dan tidak selesai. Makanya kita sodorin supaya mereka bisa selesaikan tahun depan," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/12).

Namun ternyata, rencana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak disambut baik oleh para kontraktor. Pasalnya mereka lebih memilih untuk mendapatkan denda karena keterlambatan pembayaran ketimbang dibayar pada tahun selanjutnya.

Topik pilihan: Jokowi | Ahok

"Beberapa mereka pilih denda. Tidak apa, kita perbaiki tahun depan," keluh mantan Bupati Belitung Timur.

Dengan demikian maka sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) akan menjadi besar. Sehingga akan dimasukkan ke APBD tahun berikutnya. Menanggapi hal ini Ahok tidak merasa ada yang perlu dikhawatirkan. "Ya tidak apa-apa. Bukan ilang ini," tandasnya.

Baca juga:
Terhalang SPBG, rencana penghilangan BBM bersubsidi terkendala
Habis Natal, Ahok rombak pejabat eselon II
Meski ada kecurangan, proses lelang kepsek tetap dilanjutkan
Ahok: Penutupan pintu tol cuma pindahkan macet, udah dicabut
Dibanding Foke, Jokowi lebih majukan kebudayaan Betawi

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi Ahok
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini