Pedagang Pasar Barito Direlokasi, Pemprov DKI: Banyak Pedagang Sudah Pindah Mandiri

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan pun telah menetapkan jadwal relokasi pedagang Loksem Jalan Barito, yakni pada Minggu (3/8).

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Pedagang Pasar Barito Direlokasi, Pemprov DKI: Banyak Pedagang Sudah Pindah Mandiri
Pedagang Pasar Barito Direlokasi, Pemprov DKI: Banyak Pedagang Sudah Pindah Mandiri (Merdeka.com)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap melakukan relokasi terhadap pedagang di Pasar Lokasi Sementara (Loksem) Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Relokasi dilakukan sebagai bagian untuk menata kawasan kota.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan pun telah menetapkan jadwal relokasi pedagang Loksem Jalan Barito, yakni pada Minggu (3/8). Usai relokasi, pemerintah bakal melakukan penataan taman yang ada di lokasi tersebut.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menyatakan, penataan kawasan Barito dilakukan secara bertahap. Pihaknya siap mendukung penuh proses relokasi, termasuk menyiapkan kendaraan angkut bagi para pedagang.

"Penataan kawasan ini akan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan dialogis dan kolaboratif agar tidak mematikan sumber penghidupan warga,” kata Anwar dalam keterangannya, dikutip Minggu (3/8). 

Selain itu, Anwar menjelaskan, para pedagang juga diberikan kebebasan memilih lokasi usaha sementara, baik di wilayah Jakarta Selatan maupun di wilayah lain. Hal ini, lanjutnya guna memastikan agar kegiatan ekonomi tetap berjalan.

"Kami juga akan membantu pemindahan barang pedagang sesuai permintaan, dan melibatkan unsur kelurahan, kecamatan, Satpol PP Jakarta Selatan, serta Dinas PPKUKM dalam prosesnya, termasuk penggunaan kendaraan Satpol PP,” ujar Anwar. 

Menurut Anwar, sejak beberapa hari terakhir jelang relokasi sudah banyak pedagang yang pindah secara mandiri ke pasar tujuan masing-masing. 

"Jika lokasi ini sudah benar-benar kosong, kewenangannya sepenuhnya akan berada di tangan Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta untuk ditindaklanjuti," ujarnya. 

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengatakan, sosialisi terkait relokasi pedagang di Pasar Lokasi Sementara (Loksem) Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. 

Meski begitu, lanjut Yuke proses relokasi masih membutuhkan komunikasi yang lebih intensif agar para pedagang mendapatkan penjelasan menyeluruh dan merasa yakin terhadap rencana pemindahan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

"Koordinasi terus dilakukan antara Pemprov, DPRD, dan para pedagang agar semua pihak tahu kapan harus pindah, kapan pembangunan dimulai, dan kapan selesai,” kata Yuke dalam keterangan tertulis, Minggu (3/8). 

Yuke menjelaskan, para pedagang yang akan direlokasi terdiri dari beberapa kelompok, yakni pedagang buah, kuliner, serta burung dan pakan hewan. Pemprov DKI Jakarta, kata Yuke telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi bagi pedagang baik untuk relokasi sementara maupun permanen agar aktivitas jual beli tidak terganggu.

"Khusus untuk pedagang burung dan pakan hewan, sementara akan dipindahkan ke kawasan Lenteng Agung karena lokasi permanennya masih dalam tahap perencanaan dan akan dibangun kemudian," jelas Yuke.

Yuke menyebut, lahan relokasi nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi para pedagang, tetapi juga akan dimanfaatkan sebagai lokasi kantor operasional Damkar dan Satpol PP Kecamatan Jagakarsa. 

Oleh karenanya, pembangunan fisik pasar permanen yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta akan dilakukan setelah seluruh proses koordinasi lintas instansi selesai dan perencanaannya matang.

"Nanti akan dipetakan, siapa saja yang akan pindah ke pasar mana secara sementara, sambil menunggu lokasi permanen selesai dibangun," tutupnya. 

Rekomendasi