Menteri Susi sindir Anies soal pantai bersih dan gratis

Kamis, 8 Februari 2018 14:59 Reporter : Hari Ariyanti
Menteri Susi sindir Anies soal pantai bersih dan gratis Menteri Susi Pudjiastuti. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal tak adanya pantai gratis dan bersih untuk rakyat di ibu kota. Susi mengatakan, Jakarta harus memiliki pantai yang bisa diakses dengan gratis oleh warganya.

"Saya ingin biar tidak pulang kampung tiap minggu dan biar tiap minggu bisa main paddle gratis dan free access to the beach. Itu harus dimiliki orang Jakarta," kata Susi saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan pasar ikan modern di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (8/2) siang.

Menyediakan pantai yang bersih dan gratis ini, kata Susi, adalah PR bagi Anies. "Pantai gratis bersih saja tidak punya. Ini PR bapak," ujarnya.

Persoalan ini juga pernah disampaikan saat Gubernur DKI Jakarta masih dijabat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan saat ini kembali ia utarakan kepada Anies. "Saya sudah sampaikan ini kepada Pak Ahok tahun lalu dan sekarang saya sampaikan lagi ke bapak," kata Susi.

Pasar ikan di Muara Baru ini dibangun dengan dana dari Kementerian KKP sebesar Rp 150 miliar lebih. Susi mengatakan dengan adanya pasar modern ini nantinya dapat mengubah pola pikir masyarakat tentang laut.

"Jakarta juga akan punya laut yang bersih dan mudahan pemda terus bekerja dan akan kelola wilayahnya dengan baik," ujarnya. Diharapkan pula dengan adanya pasar ikan modern ini dapat memberi kehidupan dan warna baru untuk warga Jakarta.

"Tolong jaga pasar itu agar tetap bersih. Jangan kumuh lagi, kotor lagi. Jadikan Jakarta yang cantik," pesannya.

Susi juga menyampaikan ia yakin Anies dan Sandi bisa membawa perubahan dalam memimpin Jakarta. "Saya kenal beliau sejak 2006. Mereka memiliki jiwa muda, semangat muda, masih bisa membangun Jakarta. Masyarakat harus mendukung dan Jakarta harus jadi kota membanggakan. Bukan Jakarta yang dikenal dengan macet dan kumuhnya, tidak boleh," pesannya. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini