Menengok Kecanggihan dan Berbagai Fasilitas Jakarta Internasional Stadion
Merdeka.com - Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) akan segera rampung. Kini proses pembangunan sudah mencapai 92 persen.
Soft launching stadion berkapasitas 82.000 orang tersebut rencananya dilakukan pada bulan Februari 2022. JIS dirancang tidak hanya sebagai stadion biasa. Mengikuti standar internasional. Tujuannya agar stadion ini dapat dipakai saat event bertaraf internasional lainnya.
Seperti stadion megah dunia lainnya, JIS memiliki kecanggihan maupun fitur unggulan untuk memukau para penonton. Berikut kecanggihan JIS dari catatan merdeka.com
Sistem Audio
JIS bakal dilengkapi dengan sistem audio (sound system) berteknologi canggih yang mendukung untuk menggelar konser-konser besar. Sistem audio tersebut juga didukung dengan ruang tertutup di dalam JIS sehingga suara musik terdengar lebih bagus.
Sound audio video yang digunakan adalah pro sound untuk mengakomodir konser internasional dengan suara akustik yang mendukung seisi stadion. Spesifikasi teknis peralatan sistem tata suara yang digunakan profesional sound masuk dalam standar FIFA, terkait dengan STI (Speach Transmission Indek) di mana tingkat tekanan suara tidak kurang dari 100dBA dan maximum 105dBA, dengan toleransi rerata +/- 3.5 dBA.
©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
Atap Bisa Terbuka atau Retractable Roof
JIS juga nantinya akan memiliki fungsi multipurpose venue. Artinya, JIS tidak hanya menggelar pertandingan sepakbola saja, melainkan juga event besar lainnya seperti exhibition maupun konser musik. Untuk mendukung hal tersebut, JIS dilengkapi dengan sistem atap buka tutup (retractable roof).
Lampu Mengikuti Ritme Musik
Lampu di JIS memiliki keunggulan mengikuti ritme suara saat konser musik. Artinya, tidak hanya terang, tetapi bisa mengikuti irama sesuai program yang dibuat di stadion tersebut.
Pencahayaan LED di Dinding
JIS memasang teknologi pencahayaan LED pada dinding (facade) muka stadion. Teknologi tersebut diklaim dapat membuat JIS terlihat atraktif seperti halnya Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan dan Jembatan Semanggi di malam hari. Permainan pencahayaan tersebut melalui perubahan warna-warni pada panel LED yang akan terpasang di dinding stadion. Spesial lightning bakal lebih atraktif di malam hari.
©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
Rumput Alami Tanpa Pestisida
JIS akan menjadi stadion pertama di Indonesia yang akan menggunakan rumput hybrid atau perpaduan antara rumput sintetis dan rumput alami. Komposisinya, 5 persen adalah rumput sintetis berjenis Limonta dan 95 persennya rumput alami dengan jenis Zoysia Matrella yang di datangkan langsung dari Boyolali, Jawa Tengah. Benefit lainnya, penggunaan rumput hybrid membuat biaya pemeliharaan lebih efektif. Hal tersebut juga merupakan rekomendasi FIFA.
Uniknya lagi, perawatan rumput alami berjenis Zoysia Matrella asal Boyolali, Jawa Tengah, tidak menggunakan pestisida, melainkan burung kaki bayam. Hal ini sekaligus menjaga kualitas JIS yang merupakan stadion pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat green building level platinum, yakni predikat bangunan yang ramah lingkungan level tertinggi.
©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
Fasilitas Unggulan
Pengerjaan pembangunan fitur unggulan stadion JIS saat ini sudah memasuki tahap finishing. Seperti Corporate box, media room, royal lounge, press conference room, dan locker room home and away.
Ramah Disabilitas
Dari kapasitas 82.000 tempat duduk, 200 di antaranya bakal dirancang khusus untuk penyandang disabilitas. PT Jakpro juga akan menyiapkan 24 lot parkir kendaraan dan 25 toilet khusus yang ramah penyandang disabilitas.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya