Kronologi Bocah Perempuan Ditemukan Meninggal di Indekos Jakut, Ibunda Sempat Hilang Ditemukan
Bocah berinisial AR itu ditemukan sudah membusuk, tergeletak tanpa busana, menengadah ke atas dengan ceceran darah mengering di lantai kamar pada Minggu (21/9).
Kepolisian masih memeriksa ibu bocah perempuan berusia 8 tahun ditemukan tewas mengenaskan di kamar indekos lantai tiga di Jalan Arwana Raya, Penjaringan, Jakarta Utara. Bocah berinisial AR itu ditemukan sudah membusuk, tergeletak tanpa busana, menengadah ke atas dengan ceceran darah mengering di lantai kamar pada Minggu (21/9) dini hari.
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya mengatakan, sang ibu berinisial MKR (35) sempat menghilang usai bocah AR ditemukan tidak bernyawa. Kepolisian kemudian melakukan pencarian hingga mendapati MKR di daerah Kertajaya, sekitar pukul 04.20 WIB. Perempuan itu langsung diamankan dan kini masih diperiksa intensif.
"Ibunya kami temukan sedang berjalan di daerah Kertajaya saat kami Patroli KRYD," kata Agus saat dihubungi, Senin (22/9).
Kematian AR pertama kali terungkap setelah sang ayah, S (42), mendatangi indekos lantai tiga tempat anaknya tinggal. Sejak berpisah dengan istrinya empat bulan lalu, AR tinggal bersama ibunya di indekos tersebut.
Namun betapa terkejutnya S saat membuka kamar indekos bersama warga. Dia mendapati putrinya sudah tidak bernyawa. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke keamanan setempat dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas.
"Kedua orang tuanya sudah berpisah sejak 4 bulan lalu, sehingga di kosan tersebut hanya tinggal Ibu dan Anak. Awalnya Bapaknya kangen pengen ketemu anaknya, dihubungi tapi tidak ada respons. Akhirnya datang ke lokasi dan bersama warga mengetahui ada mayat, laporan ke Kamtib dan Bhabinkamtibmas. Saat di TKP ada Bapaknya, tapi Ibunya sudah tidak ada di lokasi TKP," ucap dia.
Jumlah Saksi Diperiksa Polisi
Hingga kini, sedikitnya lima saksi termasuk penghuni kos lantai bawah sudah diperiksa. Jenazah AR sendiri telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi karena kondisi mayat sudah membusuk sehingga permukaan luar tubuh jenazah sulit dianalisa kasat mata.
"Kami juga sedang menunggu hasil otopsi," ucap dia.
Polres Metro Jakut telah membentuk tim gabungan Polres–Polsek guna mengungkap kasus ini secara tuntas berbasis crime scene investigation.
Kepolisian juga mengamankan bukti CCTV di sekitar TKP dan berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik, Digital Forensik dan Psikologi Forensik untuk mendukung upaya penyelidikan dan penyidikan.