Kasatpol PP DKI Janji Evaluasi Anggota Jika Berlebihan Tertibkan Skateboarder

Jumat, 5 Maret 2021 08:32 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kasatpol PP DKI Janji Evaluasi Anggota Jika Berlebihan Tertibkan Skateboarder Satpol PP DKI menertibkan pemain skateboard di Jalan Thamrin. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Arifin berjanji akan mengevaluasi anggotanya jika terjadi tindakan berlebihan dalam melakukan tindakan penertiban, termasuk saat penegakan protokol kesehatan kepada para skateboarder di Hotel Mandarin, Jakarta yang viral.

"Jika ada hal yang mengarah pada tindakan yang berlebihan, tentu kita akan lakukan evaluasi," kata Arifin saat dihubungi di Jakarta dilansir Antara, Jumat (5/3).

Arifin menekankan saat ini pihaknya tetap mengutamakan tindakan humanis dalam melaksanakan berbagai bentuk penertiban di masyarakat.

"Tapi meski demikian, dievaluasi di sini juga akan dilihat orang tersebut melakukannya karena apa. Jelas kami akan evaluasi, kalau melanggar ya jelas akan kami tindak," ucapnya.

Arifin menceritakan peristiwa yang akhirnya viral antara Satpol PP DKI dan skateboarder tersebut, terjadi di Hotel Mandarin yang sering kali digunakan oleh para pengguna skateboard untuk bermain sampai tidak mengenal waktu seperti di titik lainnya sepanjang Sudirman-Thamrin yang digunakan beberapa komunitas skateboard hingga tengah malam.

"Karena kita masih PPKM makannya ada razia," ucap Arifin.

Selain itu, kelompok-kelompok skateboarder itu juga tidak menjalankan sepenuhnya protokol kesehatan bahkan hingga orang berkerumun puluhan orang, kemudian masker ditanggalkan.

"Itu kumpul-kumpul di situ. Kan pernah kejadian juga pernah skateboard yang meluncur lepas masuk ke Jalan. Kemudian ada kendaraan menabrak jatuh dan sebagainya," ucapnya.

Kendati demikian, Arifin menegaskan dirinya bukan melarang aktivitas orang menggunakan skateboard namun karena terdapat pelanggaran protokol kesehatannya.

"Boleh pake skateboard melakukan kegiatan, tapi maskernya tetap jangan dilepas. Setelah itu juga jangan kemudian kumpul sekian orang rame-rame di situ masker dilepas sambil ngopi minum di situ. Bahkan ada sarpras tong sampah buat latihan. Itu dimiringkan dicopot dari tempatnya. Kalau seperti itu kan sudah mengganggu," ucap Arifin menambahkan. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini