Jika terpilih Sandi janji wajibkan pengembang sediakan lahan makam

Jika dipercaya memimpin DKI Jakarta Sandiaga berjanji mewajibkan pengembang menyediakan lahan pemakaman. Tidak hanya mengandalkan pengembang, Sandi berjanji menyediakan lahan pemakaman baru di Jakarta dengan membeli sebidang tanah di Jakarta.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Jika terpilih Sandi janji wajibkan pengembang sediakan lahan makam
Sandiaga beli pisang di Cipinang. ©2016 Merdeka.com

Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno menuturkan, seharusnya para pengembang di Jakarta berkewajiban menyediakan lahan untuk pemakaman. Apalagi saat ini Jakarta tengah krisis lahan pemakaman.

"Pengembang baik perumahan atau gedung-gedung punya kewajiban untuk menyediakan pemakaman," kata Sandiaga di Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (23/11).

Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa bang Sandi saat warga setempat mengeluhkan susahnya mendapatkan lahan pemakaman di Jakarta. Dia mengaku sedang menerjunkan timnya melakukan penelitian dan perhitungan.

"Jadi tim hukum kami sedang hitung. Sebetulnya developer bisa memberikan, kalau misalnya memang ada warga yang menuntut adanya pemakaman nanti bisa kita petakan dengan baik. Karena semakin ke sini lahan semakin sempit dan mereka membutuhkan itu. Tim kami sedang turun mengatasi kasus itu," tutur Sandi.

Jika dipercaya memimpin DKI Jakarta Sandiaga berjanji mewajibkan pengembang menyediakan lahan pemakaman.

"Memang ada satu program yang kami siapkan, (pengembang) harus menyediakan lahan pemakaman yang dikhususkan untuk daerah daerah seperti ini seperti banyak di luar negeri. Di sini juga sudah ada, (Sandiego Hills) dimana pemprov dki bekerja sama," sambungnya.

Tidak hanya mengandalkan pengembang, jika nanti didapuk menjadi wakil gubernur, Sandi berjanji menyediakan lahan pemakaman baru di Jakarta dengan membeli sebidang tanah di Jakarta. Sebab memang dana untuk membeli lahan Pemprov DKI punya itu.

"Harus bekerja sama tentang pengadaan lahan kalau enggak ada kita akan coba di daerah daerah sekitar yang enggak jauh dari Jakarta atau daerah yang tidak jauh dari wilayahnya dan itu harus diintegrasikan dengan data dari RT RW . Karena tahun 2020 atau 2030 semakin lama banyak orang akan tinggal di daerah urban," tutup dia.

Rekomendasi