Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gubernur Djarot minta jangan ada diskriminasi di dunia pendidikan

Gubernur Djarot minta jangan ada diskriminasi di dunia pendidikan Djarot resmikan sekolah di Pulogadung. ©2017 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menekankan kepada para guru yang ada di Ibu Kota tidak boleh berlaku diskriminatif terhadap para muridnya. Semua murid harus diperlakukan sama terlepas dari apapun suku, agama, maupun rasnya.

"Tadi ada ratusan yang saya salami dan saya lihat wajahnya tidak ada yang sama. Ada yang besar, ada yang kecil. Ada yang sawo matang, ada yang putih. Sangat beragam. Begitulah anak-anak kita. Makanya di dalam pendidikan tidak boleh ada diskriminasi," tegasnya saat menghadiri peresmian proyek rehabilitasi total gedung sekolah paket tahun 2017 di Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (7/10).

Para pelajar baik yang mendapat Kartu Jakarta Pintar maupun yang tidak, harus diperlakukan sama dalam berbagai pelayanan di dunia pendidikan. "Kalau yang enggak sama masa kita mau seragamkan? Apa yang enggak sama dengan saya itu salah? Bayangkan kalau semua laki-laki berkumis pasti tidak bagus. Berjenggot semua juga tidak bagus," kata Djarot.

Keragaman telah menjadi ketentuan Tuhan di dalam menciptakan alam semesta. Keragaman membuat dunia lebih indah. Nilai-nilai keragaman ini kata Djarot harus ditanamkan di dalam dunia pendidikan. Para guru juga harus memberi contoh yang baik bagaimana menghargai perbedaan.

"Dunia pendidikan tolong mulai sekarang tebarkan nilai-nilai seperti ini sehingga kita bisa membangun Indonesia yang toleran dan harga menghargai satu sama lain. Serta bersyukur dikaruniai tanah air yang subur, indah, beragam dengan ideologi Pancasila," pungkasnya. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP