Ritual pencucian patung dewa tersebut dilakukan untuk menyambut perayaan tahun baru Imlek 2575.
Advertisement
Menyambut perayaan Imlek yang jatuh pada 10 Februari mendatang, warga keturunan Tionghoa di Jakarta sibuk memandikan dan membersihkan patung-patung yang ada di Wihara Amurva Bhumi.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Aksi sukarela ini dilakukan sebagai bagian dari tradisi dan upaya menjaga kebersihan dan kerapihan tempat ibadah.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Wihara Amurva Bhumi, menjadi salah satu tempat ibadah utama bagi umat Buddha keturunan Tionghoa di ibu kota.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Dalam persiapan menyambut Tahun Baru Imlek 2575 yang akan datang, warga keturunan Tionghoa yang tergabung dalam berbagai komunitas dan organisasi, bergotong-royong membersihkan patung-patung yang ada di wihara.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Advertisement
Advertisement
Dengan menggunakan sikat, kuas, kain lembut, dan alat pembersih lainnya, warga membersihkan setiap sudut patung dengan teliti.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Termasuk bagian wajah, tangan, dan pakaian patung juga dibersihkan.
Selain itu area sekitar patung, termasuk altar dan tempat persembahan juga tak luput dari disikat bersih.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Selain membersihkan patung, warga juga melakukan perbaikan kecil pada beberapa patung yang mengalami kerusakan ringan.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Mereka menggunakan bahan dan peralatan yang telah disediakan oleh wihara untuk memastikan patung-patung tersebut tetap terjaga keasliannya.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Advertisement
Advertisement
Kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga keturunan Tionghoa.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Mereka saling berbagi pengalaman, cerita, dan tips dalam merawat patung-patung tersebut.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mengenang nenek moyang dan mendoakan keselamatan serta kebahagiaan bagi seluruh keluarga dan umat Tionghoa di Indonesia.
(Foto liputan6.com / herman Zakharia)