Dosis Pertama di DKI Sudah Tembus 104,2 Persen

Pemprov DKI pun meningkatkan target sasaran penerima vaksin dari 8,9 juta menjadi 11 juta orang. Hal ini disebabkan sekitar 30-40 persen warga ber-KTP non DKI mendapatkan vaksin di Jakarta.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Dosis Pertama di DKI Sudah Tembus 104,2 Persen
Vaksinasi 6 Ribu Pelayan Publik dan Guru di Kota Tangerang. ©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyuntikkan vaksin untuk dosis pertama terhadap 9.319.191 orang atau bertambah 34.136 orang. Jumlah ini sudah mencapai 104,2 persen dari jumlah target sasaran vaksin DKI sebanyak 8.941.211 orang.

Sementara itu, sata terakhir di situs corona.jakarta.go.id per tanggal 21 Agustus 2021 pukul 18.00 WIB, jumlah orang yang sudah menerima vaksin dosis kedua sudah mencapai 4.762.907 orang atau 53,3 persen dari target sasaran penerima vaksin Jakarta.

Pemprov DKI pun meningkatkan target sasaran penerima vaksin dari 8,9 juta menjadi 11 juta orang. Hal ini disebabkan sekitar 30-40 persen warga ber-KTP non DKI mendapatkan vaksin di Jakarta.

DKI juga telah memulai menyuntikkan vaksin Moderna bagi warga memiliki komorbid atau autoimmune. Kepala Dinas Kesehatan Widyastuti menyebutkan Pemprov telah menerima sekitar 120.000 dosis vaksin Moderna.

Penggunaan vaksin Moderna hanya bagi mereka yang belum mendapatkan sama sekali vaksin Covid-19.

Sementara Pejabat di Dinas Kesehatan mengatakan vaksin Moderna akan diperuntukan untuk 100.030 orang.

"Umum yang KTP dan domisili DKI, tapi vaksin Modernanya untuk 100.030 orang," ujar pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (19/8).

Pihak Dinas Kesehatan itu mengungkapkan, dengan demikian, DKI butuh 200.060 dosis lagi untuk memenuhi kebutuhan vaksin lengkap bagi 100.030 orang. Jeda suntikan pertama dengan suntikan kedua yakni 28 hari.

Selain itu, pihak Dinas Kesehatan itu juga menyebutkan 122.050 tenaga kesehatan di Jakarta telah mendapatkan booster vaksin dari Moderna.

"Nakes 122.050 dosis, umum 200.060 dosis (2 dosis langsung)," sebutnya.

Rekomendasi