Dinas SDA DKI akan Terjunkan 7.800 Petugas di Titik-titik Rawan Banjir

Jumat, 15 November 2019 02:03 Reporter : Yunita Amalia
Dinas SDA DKI akan Terjunkan 7.800 Petugas di Titik-titik Rawan Banjir banjir. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta akan menerjunkan 7.800 petugas di berbagai titik daerah rawan banjir. Kepala Dinas SDA Juaini mengatakan jumlah tersebut memiliki tugas berbeda-beda.

"Selain pompa kita juga telah melakukan persiapan dengan jumlah tugas sekitar 7.800 petugas," ujar Juaini, Jakarta, Kamis (14/11).

Dia mengklaim mitigasi banjir telah dilakukan secara maksimal dan efektif. Petugas siaga banjir memiliki tugas berbeda yakni menjaga dan memantau pompa dan membersihkan saluran air. Petugas juga akan bersiaga di titik-titik yang sudah tergenang banjir.

1 dari 4 halaman

800 Sumber Resapan Dibuat

Selain itu, Juaini menuturkan upaya mitigasi banjir yang dilakukan Dinas SDA adalah pembentukan sumur resapan. Saat ini, sudah ada 800 sumur resapan yang dibuat.

"Salah satu upaya kita juga adalah membuat sumur resapan yang slama ini dari Dinas SDA sendiri sudah melakukan pembuatan sumur resapan sekitar 800 unit di beberapa tempat," papar Juaini.

2 dari 4 halaman

Persiapan BPBD DKI

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Subedjo memastikan telah menyiapkan segala persiapan penanggulangan banjir. Dia meyakini tidak ada dampak buruk dari banjir.

Dalam konferensi pers di Balai Kota, Subedjo mengatakan optimisme tersebut diutarakan mengingat persiapan yang telah dikerjakan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) dirasa sudah maksimal.

"Dengan upaya SDA mudah-mudahan banjir enggak besar dan masih bisa diatasi. Tapi kami siap untuk kondisi yang paling buruk," kata Subejo, Jakarta, Kamis (14/11).

3 dari 4 halaman

Sosialisasi Hadapi Banjir

Selama musim penghujan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat menghadapi banjir. Langkah ini digiatkan sebagai peringatan dini, yang akan mempermudah proses evakuasi jika diperlukan.

Informasi ketinggian air secara aktif disampaikan kepada masyarakat yang berada di 25 titik daerah rawan banjir melalui SMS.

"Misalnya Katulampa siaga 3 atau ketinggian naik diperkirakan 9 jam sampai ke Manggarai, sudah kami peringatkan lewat SMS," kata dia.

4 dari 4 halaman

Wali Kota Lebih Proaktif

Dia juga meminta seluruh Wali Kota rutin melakukan apel siap siaga sebagai bentuk kewaspadaan menghadapi banjir. Selain itu, menurutnya, apel siap siaga juga memudahkan masyarakat menuju tempat pengungsian.

"Jadi tahu rawan setinggi mana daerahnya dan mesti ke mana, sudah ada di peta," tandasnya.

"Pemprov usaha semaksimal mungkin kalau banjir dampaknya enggak besar. Mudah-mudahan dengan upaya kami, banjir datang tapi enggak datangkan penderitaan. Insha Allah," ujar Subejo mengakhiri. [ray]

Baca juga:
Jelang Musim Hujan, Turap Kali di Manggarai Diperkuat
Banyak Pompa Rusak, Pemkot Jakbar Siapkan Pompa Portabel Jelang Musim Hujan
Pembebasan 118 Lahan Terkendala, Bagaimana Nasib Proyek Normalisasi Ciliwung?
Pembuatan Tanggul Antisipasi Banjir di Sungai Ciliwung
Cara Bos PLN Peringati Hari Listrik Nasional ke-74

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini