Bekasi Minta Harga Pengelolaan Sampah Rp800 M, Wagub DKI Janji Pertimbangkan

Rabu, 22 September 2021 09:29 Reporter : Yunita Amalia
Bekasi Minta Harga Pengelolaan Sampah Rp800 M, Wagub DKI Janji Pertimbangkan Wagub DKI Ahmad Riza Patria meninjau Bantargebang. ©2020 ppid.jakarta.go.id

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan kebutuhan Pemerintah Kota Bekasi terkait sampah Jakarta perlu dibahas secara detil. Hal ini sehubungan permintaan Pemkot Bekasi agar biaya pengelolaan sampah, tipping fee, pada kontrak selanjutnya naik 100 persen.

"Kami memahami apa yang menjadi aspirasi dan keinginan dari Bekasi, namun semuanya harus didiskusikan," ujar Riza di Balai Kota, Selasa (21/9) malam.

"Nanti kita pertimbangkan, semuanya didiskusikan bersama. Kami sudah puluhan tahun bekerjasama dengan Bekasi, tentu semuanya didiskusikan, kita dialogkan, kita carikan rumusan dan evaluasi yang terbaik," sambungnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi berencana mengusulkan kenaikan 100 persen biaya pengolahan sampah yang diberikan DKI Jakarta ke Bekasi. Usulan ini menjadi fokus pembahasan Pemkot Bekasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan ditargetkan tuntas pada Oktober.

"Kalau perhitungan kita, kemarin kan dengan perhitungan di angka hampir Rp385 miliar, mungkin ke depan bisa naik 100 persen mungkin jadi Rp800 miliar lah. Angka pastinya belum," ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/9).

Yayan menuturkan, kontrak penggunaan TPST Bantar Gebang antara Pemkot Bekasi dengan Pemprov DKI akan berakhir tahun ini. Untuk itu, imbuhnya, perpanjangan kontrak akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang diharapkan di masa depan.

Misalnya saja, sebut Yayan, kalusul perjanjian kontrak yaitu besaran dana kompensasi yang diberikan.

"Besaran dana kompensasi yang diberikan itu menjadi titik konsentrasi kita," sambungnya.

Lebih lanjut, Yayan mengatakan, dana bantuan langsung tunai kepada masyarakat, pengelolaan sampah dengan teknologi ramah lingkungan, juga menjadi konsentrasi Pemkot Bekasi.

"Ealah satunya diharapkan terbangunnya PLTSa bersama, karena kalau tidak dimusnahkan sampah itu akan terus menggunung, banyak lah, isu kerusakan lingkungan juga, perbaikan lingkungan, infrastruktur, itu juga jadi konsen kita," tandasnya. [rnd]

Baca juga:
Dalam Tiga Tahun, Pemprov DKI Targetkan 2.742 RW Bisa Pilah Sampah
Bekasi Ingin Ada Kenaikan 100 Persen Tipping Fee Sampah DKI
Pemprov DKI akan Koordinasi dengan Pemkot Bekasi Bahas Kontrak TPST Bantargebang
Pemkot Bekasi Bakal Evaluasi Kontrak Kerja Sama TPST Bantargebang
Sampah Bantergebang Overload, Wagub DKI Riza Patria Minta Segera Diolah Jadi PLTSa
Jawab Permintaan Pemkot Bekasi, Anies Siap Bantu Bersihkan Sampah Banjir

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini