Baru Ada 3 Gedung Swasta di Jakarta Pasang Water Mist untuk Tekan Polusi Udara

Water mist sudah terpasang di gedung Balai Kota, kemudian semua kantor wali kota dan tiga gedung swasta di DKI.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Baru Ada 3 Gedung Swasta di Jakarta Pasang Water Mist untuk Tekan Polusi Udara
Baru Ada 3 Gedung Swasta di Jakarta Pasang Water Mist untuk Tekan Polusi Udara (Merdeka.com)

Pemprov DKI Ungkap Baru Ada 3 Gedung Swasta Pasang Water Mist

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Erni Pelita Fitratunnisa mengungkapkan, baru ada tiga gedung swasta yang memasang water mist.

Sebagai informasi, water mist merupakan alat penyemprotan air dari atas gedung guna mengurangi polusi udara.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tiga gedung swasta itu adalah PT United Tractors, PT Pama Persada, PT SOHO Global Health. Kemudian, di gedung pemerintahan, water mist baru dipasang di Balai Kota dan kantor lima wali kota di Jakarta.

"Yang pasti (water mist sudah terpasang) di gedung Balai Kota ada dua, kemudian semua kantor wali kota sudah pasang, kemudian tiga gedung swasta di DKI," 

kata Fitri di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (8/9).

Merdeka.com

"Itu tadi lebih banyak kendalanya dalam proses produksi. Selain dari SDM, juga bahan bakunya, yang membuat ini jadi masih sangat terbatas," jelas Fitri.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan penyemprotan air dari atas gedung tinggi atau water mist untuk mengurangi polusi udara di Ibu Kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, alat water mist yang akan dipasang di gedung tinggi ini dibuat oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan harga Rp50 juta untuk satu unit.

"Kemarin itu dari BRIN menyampaikan kisaran Rp50 juta satu unit dan itu sangat mudah dibuat ya. Kemarin baru uji coba. Jadi hari ini BRIN akan menyampaikan speknya kepada kami Pemprov DKI Jakarta kemudian juga nanti kita koordinasikan untuk penerapannya,"

kata Asep kepada wartawan di Jakarta Pusat, Senin (28/8).

Merdeka.com

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa water mist ini direncanakan dilakukan dua kali dalam sehari.

"Mungkin sehari itu dua kali. Misalnya pada pukul 10 atau 11 kemudian juga pada siang hari pukul dua atau tiga sore. Itu nanti sedang kita coba untuk simulasikan," jelas Asep.

Rekomendasi