Anies Kaget Dua Anak Buahnya Mundur

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku terkejut mengetahui dua anak buahnya mundur saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2020.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Anies Kaget Dua Anak Buahnya Mundur
Erick Tohir Bertemu Anies Baswedan di Balai Kota. ©2019 Liputan6.com/ika defianti

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sri Mahendra mundur dari jabatannya. Selain Mahendra, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Edy Junaedi juga mundur.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku terkejut mengetahui dua anak buahnya mundur saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2020.

"Kami apresiasi atas kinerja selama ini dan cukup terkejut dengan permohonan beliau. Namun kami menerima permohonan pengunduran diri Pak Hendra," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/11).

Dia mengapresiasi langkah Mahendra dan Edy yang lebih memikirkan organisasi daripada kepentingan pribadi.

"Ini adalah sebuah sikap yang perlu dihormati perlu dihargai ketika memilih untuk memberikan kesempatan kepada yang lain ketika memikirkan organisasi di atas kepentingan dirinya," jelasnya.

Anies menunjuk Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Pemukiman, Suharti, menjadi Plt Kepala Bappeda.

Sebelumnya, Mahendra mengatakan alasan dirinya mundur lantaran saat ini Pemprov DKI membutuhkan Bappeda yang bekerja lebih cepat terutama dalam penyusunan anggaran.

"Situasi dan kondisi yang terjadi saat ini yang membutuhkan kinerja Bappeda yang lebih baik lagi, saya mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dengan harapan agar akselerasi dapat lebih ditingkatkan," tutupnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi