Dua anggota suku dinas pemadam kebakaran mengalami luka bakar saat melakukan pemadaman di Perumahan Taman Kota RT 01, RT 16, RW 05, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Jumat (29/3) malam. Dua anggota damkar itu Ahmad Rifai dan Rahmat.
Ahmad Rifai mengalami luka bakar 60 persen. Sedangkan Rahmat mengalami luka bakar 20 persen.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi aksi keduanya dalam peristiwa kebakaran tersebut. Dia mengatakan, Ahmad Rifai berkorban dengan memberi jaketnya pada seorang kakek.
"Saya sampaikan salut dan apresiasi petugas pemadan kita. Ada satu petugas sekarang masih dirawat di RS. Dia melepaskan baju pemadamnya untuk diselimutkan pada seorang kakek agar kakek selamat," kata Anies saat meninjau lokasi bekas kebakaran, Kembangan, Sabtu (30/3).
Anies menyebut petugas itu seorang pahlawan. Sebab, ia memilih menyelamatkan warga meski tubuhnya harus terbakar.
"Kakek selamat sementara dia justru 60 persen badan terbakar. Ini adalah pahlawan, hero, dia memilih untuk menyelamatkan warga meskipun tubuhnya terbakar," kata Anies.
Selain itu, Anies mengatakan, Pemprov DKI juga akan memberikan santunan bagi keluarga dua korban yang meninggal dunia. "Dua korban tentu nanti ada santunan," ujarnya.
Pemprov DKI, kata Anies, juga telah menyiapkan bantuan bagi korban selamat. Makanan hingga seragam sekolah sudah disediakan Sudin Sosial Jakbar.
"Sudin sudah siapkan pakaian termasuk juga seragam untuk anak. Senin besok ada sebagian harus UN, sebetulnya SD tudak ada UN. Kita akan bantu fasilitasi atur kalau perlu, yang ujian besok kita tunda dulu ujiannya. Sehingga mereka bisa sepenuhnya recovery," kata Anies.
Menurut data sementara yang diterima Anies, terdapat 300 rumah terbakar dan 600 kepala keluarga yang mengungsi. "Perkiraan sementara 2.500 jiwa penduduk, musibah ini habis semuanya saya lihat ke dalam juga, tempat yang terkena tidak ada sisa,. Ada musola juga kena," kata Anies.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com