Anies Baswedan Ingatkan Sejarah Ikada untuk Melawan Pandemi Covid-19

Senin, 20 September 2021 11:44 Reporter : Ronald
Anies Baswedan Ingatkan Sejarah Ikada untuk Melawan Pandemi Covid-19 Anies Baswedan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara secara virtual beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta. Upacara virtual ini untuk memperingati 'Hari Rapat Raksasa Ikada', dengan tema 'Semangat Kolaborasi Mewujudkan Jakarta Bangkit'.

"Bapak ibu yang saya hormati, khususnya kita semua yang bertugas di Jakarta, jangan pernah anggap remeh peristiwa Ikada 1945, itulah cikal bakal bangkitnya gerakan rakyat di seluruh Indonesia," katanya di Jakarta, Senin (20/9).

Rapat Raksasa Lapangan Ikada terjadi pada 19 September 1945, saat Soekarno memberikan pidato singkat di hadapan ribuan rakyat di Lapangan Ikada dalam rangka memperingati 1 bulan proklamasi kemerdekaan. Lapangan Ikada ini terletak di sebelah selatan lapangan Monas.

"Semua turun tangan, semua terlibat dan peristiwa itu terjadi 200 meter dari tempat kita berdiri saat ini, di lapangan Monas hari ini di situlah persitwa bersejarah itu terjadi, namanya waktu itu Lapangan Ikada," jelasnya.

"Mereka yang berbondong-bondong datang ke tempat ini, pulang ke kampungnya masing-masing mengabarkan bahwa ratusan ribu orang berkumpul di pusat Jakarta dan semua menyatakan siap untuk merdeka atau mati jika tidak merdeka," sambungnya.

Lebih lanjut Anies menyampaikan, saat menyambut kemerdekaan kala itu tak jauh berbeda dengan melawan pandemi Covid-19. Ia yakin dengan kerja keras dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat melewati pandemi ini.

"Alhamdulillah selama beberapa bulan ini kita menyaksikan kerja kolosal yang luar biasa, kita sekarang mengistilahkan dengan terminologi kolaborasi, kerja bersama seluruh komponen, baik yang berada di jajaran atas nama negara dan baik di jajaran atas nama rakyat dengan berbagai badan yang ada di dalamnya, bekerja bersama-sama menghadapi pandemi ini, dan itu mengantarkan kita semua melewati masa-masa sulit beberapa bulan yang lalu," bebernya.

"Ini mengulang peristiwa September 1945, ketika rakyat dan para pemimpinnya menyatakan sebarisan menyatakan selangkah dan menyatakan bergerak bersama," pungkasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini