Ahok mau bantu janda gubernur DKI Henk Ngantung yang melarat
Merdeka.com - Hetty Eve Mamesah, Istri mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung mendatangi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pagi tadi. Kedatangannya bersama putra ketiganya Kamang atas permintaan Ahok yang menginginkan rumah milik Henk Ngantung yang berada di Jalan Dewi Sartika Gang Jambu No 25 RT 7 RW 4 Jakarta Timur.
"Pak Jonatan Pasodung (Kepala Dinas Perumahan) sudah berkunjung untuk meminta perbaikan rumah, terus ini kelanjutannya menemui Pak Wagub," ujar Hetty usai bertemu Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (23/4).
Menurut Janda Henk Ngantung ini kondisi rumahnya sudah hancur dan tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal. Oleh karenanya, jalan alternatif dilakukan pemugaran atau dijual yang kemudian dijadikan sebagai cagar budaya.
"Rumah saya sudah hancur, jadi tidak layak tinggal, di dalam sudah rusak, mau dipugar. Kalau saya mau jual mau dibikin galeri," jelasnya.
Namun, Hetty memilih untuk diperbaiki saja. Sebab, kalau dijual dia masih belum tahu akan tinggal dimana.
"Respons pak Wagub sangat baik, mau pugar dalam waktu singkat secepat mungkin. Secepatnya tadi pak wagub sudah menghubungi dinas pertamanan dan dinas PU, dinas perumahan. Tadi kepala dinas perumahan Pak Jonatan ada waktu sama Pak Wagub,"terangnya.
Untuk saat ini, ibu empat orang anak ini belum mau menjual rumah dengan luas 2.400 meter persegi tersebut. Hetty yang keseharian hanya beraktivitas sebagai ibu rumah tangga ini tidak ingin menjual karena rumah yang ditinggalinya saat ini merupakan satu-satunya tempat tinggal yang dimilikinya.
"Sekarang tidak dijual sih, ada niat untuk dijual sih, rumah saya cuma satu sedangkan anak saya empat. Anak-anak saya yang tiga orang tinggal di luar jakarta, cuma satu orang di Jakarta,"terangnya.
Sementara ini, Hetty memastikan rumahnya akan direnovasi terlebih dahulu. Anggaran pun nantinya berasal dari Pemprov.
"Tadi Pak Wagub bilang kalau Bu Henk mau jual maka pemprov yang akan beli. Kata pak wagub harga pasaran. Dulu saya beli masih tahun 70'an nanti kalau pemda beli akan dibuat sanggar seni lukis," paparnya.
Hetty mengaku selama ini hidup dari uang pensiun almarhum suaminya per bulan sebesar Rp 830 ribu. Sedangkan lukisan karya seni Henk Ngantung sudah banyak yang dijual, sekarang hanya tersisa tiga lukisan.
Kalaupun dijual, nantinya Hetty ingin tetap tinggal di Jakarta. Apabila dijual, harga pasaran NJOP sekitar Rp 3 juta per meter sedangkan harga pasaran Rp 5 juta. Sekarang bila dikalikan luas tanah 2400 meter persegi maka akan diperoleh Rp 7,2 Miliar menurut NJOP atau Rp 12 miliar menurut harga pasaran. Namun, belum ada bayangan untuk menjual rumah yang penuh kenangan tersebut. Hetty tak tega menjualnya.
"Belum tahu saya, maunya tetep di Jakarta," tegasnya.
Henk Ngantung menjabat Gubernur DKI Jakarta tahun 1964-1965. Karena dituduh terlibat Lekra, salah satu underbouw PKI, Henk diberhentikan dengan tidak hormat. Padahal tak ada bukti kuat keterlibatan Henk. Setelah mdicopot Henk hidup melarat. Dia menjual lukisan untuk menghidupi keluarga. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya