Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waktu Sholat Hajat yang Baik dan Dilarang Dilakukan, Ketahui Tata Caranya

Waktu Sholat Hajat yang Baik dan Dilarang Dilakukan, Ketahui Tata Caranya ilustrasi berdoa. freepik.com

Merdeka.com - Waktu sholat hajat yang baik dilakukan perlu diketahui umat muslim. Salah satu sholat sunah yang cukup dikenal oleh kaum muslimin adalah sholat hajat.

Sholat hajat biasanya dilakukan untuk membantu seseorang yang memiliki kebutuhan mendesak. Sholat ini membantu meningkatkan kesejahteraan spiritual, kesehatan mental, dan kesehatan fisik. Sholat hajat adalah ibadah sunah yang dilaksanakan ketika kita memiliki keinginan atau permohonan dan ingin menyampaikannya kepada Allah SWT.BACA JUGA: Tata Cara Sholat Hajat, Berjamaah Dan Sendiri, Bacaan Serta Doanya

Dengan sholat hajat, kita mengharap kemudahan dalam tercapainya hajat dan pertolongan saat mengalami kesulitan dalam hidup. Oleh karena itu, waktu sholat hajat yang baik dilakukan perlu diketahui umat muslim untuk diamalkan.

Lalu kapan waktu sholat hajat ini sebaiknya dilakukan? Dalam artikel berikut ini, kami akan sampaikan waktu sholat hajat yang utama dan juga tata caranya.

Waktu Sholat Hajat

Sebelum melaksanakan sholat hajat, ada baiknya kita mengetahui kapan waktu sholat hajat yang baik untuk melakukannya.

Pada dasarnya, waktu sholat hajat bisa dilakukan kapan saja, kecuali di waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan ibadah sholat, yaitu:

  • Selepas sholat subuh hingga matahari terbit
  • Selepas waktu ashar hingga matahari terbenam
  • Meski begitu, waktu sholat hajat yang terbaik adalah di malam hari, terutama di sepertiga bagian terakhir malam.

    Niat dan Tata Cara Sholat Hajat

    Setelah mengetahui kapan waktu sholat hajat yang utama, Anda perlu mengetahui bagaimana tata cara pelaksanaan sholat hajat ini.

    Tata cara sholat hajat sebenarnya tidak berbeda dengan pelaksanaan sholat pada umumnya. Yang membedakan sholat ini ada pada niatnya.

    Berikut niat sholat hajat yang dikutip dari liputan6.com:

    Ushollii Sunnatal Haajati Rok’ataini Lillahi Ta’aalaa

    Artinya: Aku berniat sholathajat sunah hajat dua raka'at karena Allah Ta’ala

    Selesai melafalkan bacaan niat sholat hajat dalam hati, Anda tinggal mengikuti urutan tata cara sholat hajat berikut ini:

    1. Takhbiraatul ikhram (berdiri bagi yang mampu)2. Membaca doa Iftitah3. Membaca surat Al-Fatihah4. Membaca salah satu surat dari Alquran. Mengenai bacaan surat Alquran sebenarnya bisa surat mana saja. Tapi lebih diutamakan jika pada raka'at pertama Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali.5. Ruku’ dengan tuma’ninah6. I’tidal dengan tuma’ninah7. Sujud dengan tuma’ninah8. Duduk di antara 2 sujud dengan tuma’ninah9. Sujud kedua dengan tuma’ninah10. Berdiri untuk melaksanakan raka’at kedua11. Membaca surat Al-Fatihah12. Membaca salah satu surat dari Alquran. Mengenai bacaan surat Alquran sebenarnya bisa surat mana saja. Tapi lebih diutamakan jika pada raka'at kedua Surat Al-Ikhlas sebanyak 3 kali.13. Ruku’ dengan tuma’ninah14. I’tidal dengan tuma’ninah15. Sujud dengan tuma’ninah16. Duduk di antara 2 sujud dengan tuma’ninah17. Sujud kedua dengan tuma’ninah18. Tahiyyat akhir dengan tuma’ninah19. Salam

    Doa Sholat Hajat

    Setelah mengetahui kapan waktu sholat hajat dan tata cara sholat hajat, ada bacaan doa yang dianjurkan untuk dibaca. Berikut doa sholat hajat setelah selesai melaksanakannya:

    1. Bertawassul dengan membaca Al-Fatihah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan keluarganya, para sahabat, para ulama, para guru, orang tua dan semua umat muslim.

    2. Setelah itu membaca Surat Al-Ikhlash, Surat Al-Falaq, Surat An-Naas dan Ayat Kursi. Masing masing sebanyak 3 kali.

    3. Membaca doa sholat hajat.

    Laa Ilaha Illallohul Haliimul Kariimu Subhaanallohi Robbil ‘Arsyil ‘Azhiim. Alhamdu Lillaahi Robbil ‘Aalamiin. As `Aluka Muujibaari Rohmatika Wa ‘Azaaima Maghfirotika Wal Ghoniimata Ming Kulli Birri Wassalaamata Ming Kulli Itsmin Laa Tada’ Lii Dzamban Illa Ghofartahu Walaa Hamman Illaa Farojtahu Walaa Haajatan Hiya Laka Ridhon Illa Qodhoitahaa Yaa Arhamar Roohimiin

    Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa.

    Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang."

    4. Setelah membaca serangkaian bacaan dan doa sholat hajat di atas, Anda bisa menyampaikan hajat yang Anda inginkan menggunakan bahasa sendiri. Pada hakikatnya doa yang terbaik adalah doa yang kita mengerti maknanya.

    Perbedaan dalam Sholat Hajat

    Ada ulama yang menganjurkan sholat hajat dan ada yang tidak. Mengutip rumaysho.com, ulama yang menganjurkan adanya sholat hajat berdalil dengan hadis dari ‘Utsman bin Hunaif yang artinya,

    Seorang buta datang kepada Nabi lalu mengatakan, “Berdoalah engkau kepada Allah untukku agar menyembuhkanku.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Apabila engkau mau, aku akan menundanya untukmu (di akhirat) dan itu lebih baik. Namun, apabila engkau mau, aku akan mendo’akanmu.” Orang itu pun mengatakan, “Do’akanlah.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menyuruhnya untuk berwudhu dan memperbagus wudhunya serta shalat dua rakaat kemudian berdoa dengan doa ini, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.” (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

    Sedangkan ulama yang meniadakan sholat hajat, mereka melihat dalam hadis dari Abdullah bin Abi Aufa, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    “Barang siapa yang mempunyai kebutuhan kepada Allah atau kepada seseorang dari bani Adam, maka berwudhulah dan perbaikilah wudhunya kemudian shalatlah dua raka’at. Lalu hendaklah ia memuji Allah Ta’ala dan bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan mengucapkan (do’a), ‘Tidak ada sesembahan yang benar melainkan Allah yang Maha Penyantun dan Mahamulia, Mahasuci Allah Rabb Arsy yang agung, segala puji millik Allah Rabb sekalian alam, aku memohon kepada-Mu hal-hal yang menyebabkan datangnya rahmat-Mu, dan yang menyebabkan ampunan-Mu serta keuntungan dari tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau tinggalkan pada diriku dosa kecuali Engkau ampuni, kegundahan melainkan Engkau berikan jalan keluarnya, tidak pula suatu kebutuhan yang Engkau ridhai melainkan Engkau penuhi, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang’.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dha’if jiddan).

    Dari hadis di atas para ulama masih menyatakan adanya anjuran sholat sunnah hajat. Bahkan dalam Ensiklopedia Fikih atau Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah 27: 211 dikatakan, “Para ulama sepakat bahwa shalat sunnah hajat adalah shalat yang disunnahkan.”

    Manfaat Mengamalkan Sholat Hajat

    Setelah menyimak penjelasan waktu sholat hajat, terakhir akan dijelaskan manfaat mengamalkannya. Mengamalkan sholat hajat memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh setiap Muslim yang melakukannya. Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari mengamalkan sholat hajat:

    1. Terhindar dari Bahaya:

    Dalam sholat hajat, kita memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala macam bahaya yang bisa mengancam kehidupan kita. Dengan melaksanakan sholat hajat dengan khusyuk dan ikhlas, Allah akan menjaga dan melindungi kita dari berbagai bentuk bahaya yang bisa mengancam keselamatan kita.

    2. Hati dan Pikiran Lebih Tenang:

    Sholat hajat memiliki kekuatan untuk menenangkan hati dan pikiran. Dalam sholat hajat, kita bisa mengungkapkan segala kekhawatiran dan beban pikiran kepada Allah SWT. Hal ini memberikan ketenangan dan kelegaan bagi hati serta pikiran kita.

    3. Lebih Disayang Allah SWT:

    Dengan melakukan sholat hajat, kita menunjukkan rasa ketergantungan dan kebutuhan kita kepada Allah SWT. Allah SWT adalah tempat kita mencari pertolongan dan meraih rahmat-Nya. Dengan melakukan sholat hajat secara ikhlas, kita akan merasakan bahwa kita lebih dekat dengan Allah dan mendapatkan rahmat-Nya.

    4. Terpenuhinya Hajat yang Diinginkan:

    Salah satu manfaat utama dari mengamalkan sholat hajat adalah terpenuhinya hajat atau keinginan yang kita minta kepada Allah SWT. Dalam sholat hajat, kita bisa memohon kepada Allah SWT untuk mengabulkan berbagai macam kebutuhan dan keinginan kita. Jika kita melaksanakan sholat hajat dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan, maka Allah akan mengabulkan hajat kita.

    5. Terhindar dari Perbuatan Terlarang:

    Dalam sholat hajat, kita memohon kepada Allah SWT untuk menjauhkan kita dari perbuatan terlarang. Sholat hajat memiliki kekuatan untuk membantu kita menjaga diri dari godaan dan godaan. Melalui sholat hajat, kita meminta kepada Allah agar kita diberikan kekuatan dan petunjuk untuk tetap berada di jalan yang benar.

    (mdk/ank)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP