Ikhlas Tak Pernah Pasang Tarif saat Pangkas Rambut, Kisah Kakek Tukang Cukur Naik Haji di Usia 80 Tahun Ini Bikin Haru

Selama menjadi tukang cukur, ia tidak pernah memasang tarif. Ia bekerja dengan niat 'Lillahi ta'ala,'.

Astuti Ramadhani
Oleh Astuti Ramadhani - Reporter
Ikhlas Tak Pernah Pasang Tarif saat Pangkas Rambut, Kisah Kakek Tukang Cukur Naik Haji di Usia 80 Tahun Ini Bikin Haru
Ikhlas Tak Pernah Pasang Tarif saat Pangkas Rambut, Kisah Kakek Tukang Cukur Naik Haji di Usia 80 Tahun Ini Bikin Haru (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Memasuki musim haji, jamaah haji asal Indonesia pun telah diberangkatkan sejak awal Mei ini. Pemerintah Indonesia juga masih akan terus memberangkatkan kloter-kloter berikutnya hingga seluruh jamaah haji sampai ke Tanah Suci.

Jika sebelumnya ada pemulung dan penjual bakso bakar, kali ini seorang kakek yang berprofesi tukang cukur juga berangkat haji tahun ini.

Kakek berusia 80 tahun ini bernama Muhammad. Sehari-hari ia berprofesi sebagai tukang cukur rambut. Video yang diunggah @kemenagntb1 ini pun viral di tiktok dan menuai doa-doa dari warganet.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Inilah sosok kakek Muhammad, jamaah haji asal Rempung, Kecamatan Pringkasela. Usia kakek Muhammad kini sudah menginjak 80 tahun, namun ia mengaku sehat bahkan masih kuat berjalan sejauh 3 km.
"Alhamdulillah masih kuat berjalan 3 kilo sampai Lemar," ujarnya.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Saat ditanya pekerjaan, kakek Muhammad menjawab jika ia adalah seorang buruh dan tukang cukur. Ia bahkan sudah 50 tahun lebih melakoni profesinya sebagai tukang cukur.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Selama menjadi tukang cukur, ia tidak pernah memasang tarif. Ia bekerja dengan niat 'Lillahi ta'ala,'.

"Banyak pertugas yang bilang bapak kalau mau jadi tukang cukur bikin tarif 10 ribu, 15 ribu. Saya bilang maaf kalau bapak punya apa gajian barangkali mau masuk ke saya. Kalau orang ga punya gaji kalau buru buru lihat tarif, minggir dia. Lebih baik saya bismillahitawakaltu lillahi ta'ala, keikhlasan. Waktu dulu 2000, 1000, tapi sekarang kan 10 ribu, 15 ribu, 5 ribu juga ada," ujarnya.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Kakek Muhammad mengaku mendaftar haji sejak tahun 2012. Namun ia sudah menabung seumur hidup dari penghasilannya. Meski penghasilannya tak banyak, ia selalu menabung 5-10 ribu setiap harinya.

Bersyukur
© 2024 merdeka.com

Kakek Muhammad pun sangat bersyukur karena akhirnya tahun ini bisa menunaikan ibadah haji. Ia pun berpesan agar kita fokus, jujur, dan ikhlas dalam menjalani hidup. Kakek Muhammad pun mendapat banyak doa dari warganet.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

"Masya Allah tabarakallah Dan sehat selalu ya kek Aamiin ya Allah," tulis warganet mendoakan.
"Terharu...semoga sehat² lahir bathin selama di tanah suci, ibadahnya berjalan lancar, haji nya mabrur. aamiin yra," tulis yang lain.
"Ini bukti kalau haji & umroh itu benar" murni panggilan langsung dari Allah udah ga ada istilah materi atau apa, istilah haji bagi yg mampu itu benar tp kayaknya lebih enak gini, semua orang mampu," ujar yang lain.

Rekomendasi