Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Unik, 'Hantu Pocong' di Bekasi Ini Ikut Razia Masker hingga Ingatkan Bahaya Covid-19

Unik, 'Hantu Pocong' di Bekasi Ini Ikut Razia Masker hingga Ingatkan Bahaya Covid-19 Kampanye masker pakai pocong di Bekasi. Tangkapan Layar Youtube Timbuel Channel ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ada hal unik dalam pelaksanaan kampanye masker yang dilakukan jajaran Polres Metro Bekasi pada Kamis, (10/9) kemarin. Dalam kegiatan tersebut, terlihat kehadiran makhluk astral berwujud pocong serta para petugas berbaju hazmat yang menggotong keranda mayat.

Melansir dari ANTARA, Wakapolres Metro Bekasi AKBP Rickson Situmorang menjelaskan jika kegiatan tersebut bukan dalam rangka menakut-nakuti masyarakat, melainkan bentuk pengingat untuk selalu mengenakan masker.

"Bukan bermaksud menakut-nakuti, namun hanya mengingatkan warga untuk selalu disiplin menggunakan masker. Ini salah satu upaya kami mengampanyekan pemakaian masker, kali ini pocong yang kami jadikan simbol kampanye," kata Wakapolres Metro Bekasi AKBP Rickson Situmorang di Cikarang, Kamis.

Meningkatkan Kedisiplinan Berprotokol Kesehatan

kampanye masker pakai pocong di bekasi

Tangkapan layar Youtube Timbuel Channel

©2020 Merdeka.com

Rickson menjelaskan kampanye pemakaian masker tersebut dipusatkan di Kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC) yang berlokasi di Jalan RE Martadinata Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara.

Menurutnya, kemunculan setan pocong dan para petugas yang menggotong keranda mayat sempat membuat warga ketakutan, terlebih mereka yang kedapatan tidak mengenakan masker.

"Bapak mau jadi pocong dimasukkan ke keranda mayat ini. Engga kan, makanya tolong kemana-mana pakai masker, ya," kata Rickson kepada warga yang melintasi lokasi itu.

Membagikan Masker

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis, (10/9) itu, para pocong juga membagikan masker gratis kepada para pengendara dan pejalan kaki yang tak memiliki masker.

Kegiatan ini rencananya akan terus dilakukan oleh pihaknya untuk mengingatkan bahaya penyebaran Covid-19, serta mengingatkan kewajiban untuk menggunakan masker bagi warga di Cikarang.

"Selain mengingatkan warga, pocong-pocong kami juga membagi-bagikan masker kepada para pengendara dan pejalan kaki," ungkapnya.

Memberi Imbauan 3 M

Sementara itu dalam kampanyenya, jajaran Polres Metro Bekasi mengimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan 3 M, yakni mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak melalui spanduk yang dibentangkan di pinggir jalan Simpang SGC.

Selain menggunakan spanduk, para petugas juga menggunakan pengeras suara untuk memberikan pengumuman kepada para pedagang, tukang ojek, maupun pengendara sehingga bisa lebih tersampaikan.

Mengantisipasi Masa Puncak Covid-19

Rickson mengungkapkan pihaknya bersama unsur TNI, pemerintah dan masyarakat akan terus melakukan kampanye untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya mengenakan masker guna mengantisipasi penularan Corona.

"Kasus lagi tinggi, ini harus diingatkan warga lagi akan pentingnya menerapkan disiplin protokol kesehatan," ucapnya.

Masih Banyak yang Mengabaikan

kampanye masker pakai pocong di bekasi

Tangkapan layar Instagram @bekatul_tv

©2020 Merdeka.com

Rickson melanjutkan, jika penghadiran simbol pocong serta keranda mayat tersebut dikarenakan masih banyak yang tidak menghiraukan pentingnya berdisiplin menerapkan standar protokol kesehatan.

Bahkan banyak juga kalangan masyarakat yang menganggap jika Corona sudah tidak ada.

"Padahal sudah banyak contoh masyarakat hingga pejabat yang terkena corona. Saya tegaskan sekali lagi, wabah corona belum berakhir, tetap disiplin terapkan protokol kesehatan, jangan lengah, jangan kendur," kata dia.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP