Soy Sauce adalah Olahan dari Fermentasi Kedelai dan Gandum, Ini Manfaat Kesehatannya
Merdeka.com - Jika Anda orang yang memiliki hobi memasak, pasti sudah familiar dengan soy sauce. Soy sauce adalah salah satu bahan populer yang biasa digunakan sebagai tambahan dalam membuat berbagai macam hidangan.
Soy sauce adalah bahan yang terbuat dari kedelai dan gandum yang difermentasi. Soy sauce berasal dari China, dan dikatakan bahwa bahan makanan ini telah digunakan dalam aktivitas masak-memasak selama lebih dari 1.000 tahun.
Bahan utama dari soy sauce adalah kedelai. Teksturnya sendiri cair dengan warna cokelat dan rasa yang asin. Soy sauce sering digunakan untuk menambah cita rasa makanan. Biasanya, soy sauce digunakan pada makanan berkuah, saus, daging, dan lain sebagainya.
Dalam artikel kali ini, kami akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai soy sauce yang dikutip dari Healthline.
Apa Itu Soy Sauce
Soy sauce adalah olahan kedelai yang berbentuk cair dengan rasa asin yang diproduksi secara tradisional dengan cara memfermentasi kedelai dan gandum. Soy sauce adalah produk yang diperkirakan berasal dari China dan disebut "chiang" lebih dari 3.000 tahun yang lalu. Produk serupa kemudian dikembangkan di Jepang, Korea, Indonesia dan di seluruh Asia Tenggara.

hollandandbarrett.com
Kata "soy" sendiri berasal dari kata Jepang untuk soy sauce, yaitu "shoyu." Empat bahan dasar dari soy sauce adalah kedelai, gandum, garam dan bahan fermentasi seperti jamur atau ragi.
Soy sauce akan memberikan rasa asin, manis, dan umami (gurih). Profil rasa yang seimbang ini menjadikannya sebagai bumbu yang sangat baik untuk masakan. Asam amino bebas yang dihasilkan dalam hidrolisis atau fermentasi bergabung membentuk monosodium glutamat (MSG) alami, yang merupakan kunci rasa umami.
Cara Membuat Soy Sauce
Secara Tradisional
Secara tradisional, pembuatan soy sauce adalah dengan merendam kedelai dalam air dan memanggang serta menghancurkan gandum. Kemudian kedelai dan gandum dicampur dengan jamur, dan dibiarkan selama dua sampai tiga hari.
Selanjutnya, air dan garam ditambahkan, dan seluruh campuran dibiarkan dalam tangki fermentasi selama lima sampai delapan bulan, meskipun pada beberapa jenis soy sauce mungkin akan lebih lama.
Selama fermentasi, enzim dari jamur bekerja pada protein kedelai dan gandum, lalu secara bertahap memecahnya menjadi asam amino. Pati diubah menjadi gula sederhana, kemudian difermentasi menjadi asam laktat dan alkohol.
Setelah proses penuaan selesai, campuran diletakkan di atas kain dan ditekan untuk menghilangkan cairan. Cairan ini kemudian dipasteurisasi untuk membunuh bakteri di dalamnya. Dan terakhir, dibotolkan.
Soy sauce berkualitas tinggi hanya menggunakan fermentasi alami. Varietas ini sering diberi label "diseduh secara alami." Daftar bahan biasanya hanya berisi air, gandum, kedelai, dan garam.
Secara Kimia
Produksi kimia adalah metode pembuatan soy sauce yang jauh lebih cepat dan lebih murah. Metode ini dikenal sebagai hidrolisis asam, dan dapat menghasilkan soy sauce dalam beberapa hari, dan tidak sampai berbulan-bulan.
Dalam proses ini, kedelai dipanaskan sampai 176°F (80°C) dan dicampur dengan asam klorida. Proses ini memecah protein dalam kedelai dan gandum.
Namun, produk yang dihasilkan kurang menarik dari segi rasa dan aroma, karena banyak zat yang dihasilkan selama fermentasi tradisional hilang. Oleh karena itu, warna ekstra, rasa dan garam ditambahkan.
Selain itu, proses ini menghasilkan beberapa senyawa yang tidak diinginkan di dalam soy sauce yang difermentasi secara alami, termasuk beberapa karsinogen. Label akan mencantumkan “protein kedelai terhidrolisis” atau “protein nabati terhidrolisis” pada soy sauce yang diproduksi secara kimia.
Kandungan Gizi Soy Sauce
Di bawah ini adalah rincian nutrisi untuk sendok makan (15 ml) soy sauce yang difermentasi secara tradisional.
• Kalori: 8• Karbohidrat: 1 gram• Lemak: 0 gram• Protein: 1 gram• Natrium: 902 mg
Soy sauce memiliki kandungan garam yang tinggi, yang menyediakan 38% dari rekomendasi harian. Meski soy sauce memiliki jumlah protein dan karbohidrat yang relatif tinggi, mereka bukanlah sumber nutrisi yang signifikan.
Selain itu, proses fermentasi, penuaan, dan pasteurisasi menghasilkan campuran yang sangat kompleks dari lebih 300 zat yang berkontribusi terhadap aroma, rasa, dan warna kecap, seperti alkohol, gula, asam amino termasuk asam glutamat, serta asam organik seperti asam laktat.
Jumlah zat ini berubah secara signifikan tergantung pada bahan dasar, jenis jamur dan metode produksi. Senyawa dalam soy sauce inilah yang sering dikaitkan dengan efek samping dan manfaatnya bagi kesehatan.
Manfaat Kesehatan Soy Sauce

stock.adobe.com
Terdapat penelitian tentang manfaat kesehatan potensial dari soy sauce dan komponennya, antara lain:
Perlu dicatat bahwa sebagian besar penelitian ini hanya dilakukan pada hewan atau penelitian yang sangat kecil pada manusia. Soy sauceatau komponen yang digunakan pun juga dalam dosis besar.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya