Sering Dikira Institut Teknologi Surabaya, Begini Sejarah Lengkap Berdirinya ITS
Merdeka.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sedang ramai diperbincangkan di media sosial Twitter. Tak sedikit warganet yang mengira ITS merupakan kependekan dari Institut Teknologi Surabaya. Sebagaimana ITB yang merupakan kependekan dari Institut Teknologi Bandung dan IPB merupakan singkatan dari Institut Pertanian Bogor. Huruf S pada ITS sering dikira sebagai kependekan dari Surabaya.
Kampus kebanggaan Jawa Timur itu diresmikan oleh Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno pada 63 tahun silam. Di awal pendiriannya, kampus ini hanya memiliki dua jurusan, seperti dilansir liputan6.com.
Sejarah Berdirinya ITS

©2020 Merdeka.com/Instagram @its_campus
Kasubbag Kearsipan dan Dokumentasi Multimedia ITS, Agus Santoso menceritakan bagaimana ITS pertama kali didirikan.
“Berdasarkan arsip ITS, Presiden Republik Indonesia Ir Soekarno meresmikan berdirinya Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember di Surabaya," tutur Agus.
Di dalam arsip piagam ITS tertulis ejaan lama bahasa Indonesia yang berisi:
‘Pada hari Ahad Wage tanggal sepuluh Nopember, seribu sembilan ratus lima puluh tujuh.
Saya, Presiden Republik Indonesia, meresmikan berdirinya perguruan tinggi teknik 10 Nopember di Surabaya, yang diusahakan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember.
Atasnama Presiden Republik Indonesia Dr. Ir Soekarno dan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember, dokter Angka Nitisastro.’
Hanya Punya Dua Jurusan

©2020 Merdeka.com/Instagram @its_campus
Dalam arsip ITS lainnya, ada sebuah artikel yang menjelaskan bahwasanya di awal pendiriannya Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember Surabaya hanya memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Teknik Sipil dan Jurusan Teknik Mesin.
Beberapa tahun kemudian, melalui usaha para tokoh Yayasan Perguruan Tinggi Teknik (YPTT), Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember diubah statusnya menjadi Perguruan Tinggi Negeri dengan nama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Setelah resmi bernama ITS, kampus teknik ini kemudian menambah jurusan studinya. Di mana sebelumnya hanya memiliki dua jurusan menjadi lima jurusan, yakni Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, dan Teknik Kimia.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya