Mengunjungi Sate Ayam Haji Ishak yang Legendaris di Tangerang, Sajikan Kuliner Khas Madura sejak 1954

Selain gurih, cita rasa sedikit manis dan smoky menjadi ciri khas dari sate ayam Haji Ishak.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Mengunjungi Sate Ayam Haji Ishak yang Legendaris di Tangerang, Sajikan Kuliner Khas Madura sejak 1954
Mengunjungi Sate Ayam Haji Ishak yang Legendaris di Tangerang, Sajikan Kuliner Khas Madura sejak 1954 (Merdeka.com)

Sate Ayam Haji Ishak menjadi kuliner legendaris di Pasar Lama Kota Tangerang. Keberadaannya sudah ada sejak 1954 silam.

Sate ini memiliki cita rasa khas pulau Madura yang otentik. Selain gurih, cita rasa sedikit manis dan smoky menjadi ciri khas dari sate ayam Haji Ishak.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sate ini sampai sekarang masih jadi buruan para penikmat kuliner daging, dan selalu ramai di jam-jam makan. Yuk simak keistimewaan Sate Haji Ishak yang legendaris di Kota Tangerang.

Gambar: tangerangkota.go.id

Berjualan di Tempat dan dengan Gerobak yang Sama
Dok. Istimewa

Mengutip tangerangkota.go.id, pedagang sate ini sudah 70 tahun berjualan di kawasan kuliner Pasar Lama Kota Tangerang. Bahkan dari tempat, resep, sampai gerobaknya tetap sama sejak  1954 silam.

Ini yang membuat para pelanggan terus datang dan enggan untuk beranjak ke warung sate lainnya.

“Sejak awal berdiri dulu, Sate Ayam Haji Ishak memang tidak pernah sepi, tidak pernah berganti lokasi, bahkan tidak pernah mengganti gerobaknya. Saat ini masuk ke generasi ketiga, Sate Ayam Haji Ishak masih menjadi pilihan utama para penikmat sate,” ujar Pengelola Sate Ayam Haji Ishak, Rofi.

Saking terkenal enaknya, sate ini banyak diburu para pelanggan baik yang makan di tempat atau dibungkus dibawa pulang.

Dalam satu hari, Sate Haji Ishak bisa menghabiskan sebanyak 5.000 sampai 5.500 tusuk. Saat akhir pekan bahkan bisa mencapai 8.000 tusuk. Pembelinya bahkan ada juga yang bertahan sejak dulu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Rata-rata pelanggannya sendiri sangat beragam, mulai dari pelanggan lawas, pelanggan baru, bahkan para pelancong pun terlihat sangat menyukai cita rasa sate ayam legendaris ini. Karenanya, hampir setiap hari ramai, terlebih saat akhir pekan,” kata dia.

Jual Seluruh Unsur Ayam
Dok. Istimewa

Keunikan sate ayam di sini adalah menjual berbagai unsur ayam sejak dulu.

Beberapa unsur yang dijual seperti daging, kulit, ampela, hati, sampai telur.

“Yang membedakan di sini adalah kami menjual seluruh unsur ayam, mulai dari daging, kulit, hati, ampelanya, pokoknya semua sampai dalamnya ayam kami jual sebagai sate,” terang Rofi dalam Youtube The Story.

Sampai saat ini Sate Ayam Haji Ishak tak ingin membuka cabang di tempat lain agar kualitasnya bisa terus terjaga.

Menurutnya, membuka banyak cabang cukup sulit mengelolanya terlebih di rasa dan kualitas sate yang dijual.

“Sementara saat ini masih konsisten di sini dan belum ingin membuka cabang," tambah Rofi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Gambar: Youtube The Story

Rekomendasi