Melihat Jejak Peninggalan Jepang di Pinggir Danau Setu Patok Cirebon, Siap Jadi Destinasi Wisata Sejarah

Diketahui bahwa terdapat tiga gua yang ditemukan dengan kondisi yang sempat terbengkalai.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Melihat Jejak Peninggalan Jepang di Pinggir Danau Setu Patok Cirebon, Siap Jadi Destinasi Wisata Sejarah
Melihat Jejak Peninggalan Jepang di Pinggir Danau Setu Patok Cirebon, Siap Jadi Destinasi Wisata Sejarah (Merdeka.com)

Danau Setu Patok bisa jadi alternatif destinasi wisata alam di wilayah timur, Kabupaten Cirebon. Berlokasi di Desa Setu Patok, Kecamatan Mundu, tempat ini menawarkan berbagai daya tarik salah satunya goa peninggalan masa kolonial Jepang.

Menyaksikan sunset di sore hari, tak lengkap rasanya jika tidak menjelajah di sekitar danau tersebut. Goa peninggalan perang dunia ke-II itu kini memang sedang banyak dijelajahi oleh komunitas pencinta sejarah, sebagai bukti masa lalu yang tersisa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Diketahui bahwa terdapat tiga gua yang ditemukan dengan kondisi yang sempat terbengkalai. Namun saat ini pemerintah setempat tengah merekonstruksi ulang untuk disiapkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan.

Foto: Youtube Khaerul Sayuti

Gua Jepang Berada Tak Jauh dari Danau

Gua Jepang Berada Tak Jauh dari Danau
Dok. Istimewa

Merujuk Liputan6, lokasi Danau Setu Patok yang terdapat goa peninggalan Jepang berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Cirebon.

Rutenya aman dilalui, baik menggunakan roda dua hingga roda empat dengan jalan yang cukup luas.

Sembari menikmati keindahan danau, melipirlah ke area pinggir yang memiliki tangga semen ke arah bawah. Di sana, goa tersebut berada.

Goa ini memang sedikit tersembunyi karena tertutup ilalang dan semak belukar. Namun saat ini pihak pengelola bersama pemerintah tengah membangun kembali agar layak dikunjungi.

Terdapat Tiga Gua Jepang

Dalam kanal Youtube Khaerul Sayuti diketui bahwa Jepang dahulu sempat membangun tiga gua untuk pertahanan mereka. Salah satu di antaranya sudah diperkuat menggunakan semen dan sisanya masih berupa galian tebing.

Karena lokasi yang tersembunyi, goa ini diduga jadi tempat penyelamatan dan persembunyian Jepang dari musuh.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hal itu dilihat dari posisinya yang berada di pinggir danau dengan sumber air dan ikan yang melimpah sebagai bekal untuk bertahan hidup.

Tidak Dalam

Tidak Dalam
Dok. Istimewa

Gua tersebut hanya memiliki panjang kurang lebih 5 sampai 7 meter ke dalam. Di ujung gua, hanya berupa dinding yang diperkuat secara sederhana oleh pasukan Jepang di masa silam.

Kuat dugaan jika gua tersebut juga digunakan untuk menyimpan kebutuhan perang seperti persenjataan maupun cadangan makanan.

Namun perlu kehati-hatian untuk memasuki gua, karena belum seluruhnya rampung diperbaiki dan rawan longsor karena dimakan usia.

Miliki Potensi Wisata

Karena keberadaannya yang terintegrasi dengan danau Setu Patok, maka gua Jepang ini memiliki potensi wisata alam dan sejarah yang besar di Cirebon.

Selama ini danau Setu Patok menjadi lokasi yang sering dikunjungi oleh masyarakat umum, terutama di masa liburan sekolah. Danau ini menyuguhkan pemandangan perairan lepas yang indah, dan menampilkan cantiknya fenomena matahari terbenam (sunset).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mengutip Humas Universitas Gunung Jati Cirebon, keindahan lokasi juga menjadi surga bagi para fotografer yang ingin mengabadikan momen alam, terutama Gunung Ciremai yang menjulang tinggi.

Foto: Setu Patok/Wikipedia

Sejarah Danau Setu Patok

Adapun menurut sejarah, Setu Patok merupakan danau buatan dari yang sebelumnya merupakan leuwi atau bagian dari sungai. 

Danau ini memiliki fungsi vital di masa kolonial untuk penyediaan air baku bagi banyak industri.

Dalam laman Wikipedia disebutkan bahwa Setu Patok dibangun salah satunya untuk memenuhi kebutuhan air bagi berlangsungnya penggilingan gula di PG Rajawali II yang beroperasi di Cirebon.

Saat masih berupa sungai, Setu Patok kerap dijadikan tempat beristirahat bagi punggawa di Kasultanan Cirebon saat melakukan perburuan hewan liar.

Rekomendasi