12 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin C, Jangan Disepelekan

Kekurangan vitamin C yang parah dapat menyebabkan penyakit yang disebut scurvy, yang menyebabkan anemia, gusi berdarah, memar, dan penyembuhan luka yang buruk. Oleh karena itu penting untuk mengenali tanda tubuh kekurangan vitamin C.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
12 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin C, Jangan Disepelekan
Ilustrasi vitamin C. ©Ilustrasi manula ngobrol

Vitamin C adalah vitamin esensial dan nutrisi penting yang harus dikonsumsi secara teratur untuk mencegah tubuh kekurangan vitamin ini.

Meskipun kekurangan vitamin C ini relatif jarang terjadi, terlebih di daerah-daerah yang sudah maju, namun tetap saja ada orang-orang yang mengalami kekurangan vitamin ini dengan berbagai sebab.

Faktor risiko paling umum dari kekurangan vitamin C adalah pola makan yang buruk, alkoholisme, anoreksia, penyakit mental yang parah, merokok, dan dialisis.

Meski jarang terjadi, gejala kekurangan vitamin C yang parah membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk berkembang dan disadari. Tapi, ada beberapa tanda tubuh kekurangan vitamin C yang mungkin tidak terlalu diperhatikan.

Kekurangan vitamin C yang parah dapat menyebabkan penyakit yang disebut scurvy, yang menyebabkan anemia, gusi berdarah, memar, dan penyembuhan luka yang buruk. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda tubuh kekurangan vitamin C berikut ini.

Kulit Kasar dan Bergelombang

Tanda tubuh kekurangan vitamin C yang pertama adalah kulit yang kasar dan bergelombang. Mengutip dari healthline.com, vitamin C memainkan peran kunci dalam produksi kolagen, protein yang berlimpah di jaringan ikat seperti kulit, rambut, sendi, tulang, dan pembuluh darah. Ketika kadar vitamin C rendah, kondisi kulit yang dikenal sebagai keratosis pilaris dapat berkembang.

Pada kondisi ini, kulit akan terasa bintik-bintik kasar di bagian belakang di lengan atas, paha, atau bokong akibat penumpukan protein keratin dalam pori-pori. Keratosis pilaris yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C biasanya muncul setelah seseorang tidak mendapatkan asupan vitamin C yang memadai selama tiga sampai lima bulan.

Namun, ada banyak penyebab potensial keratosis pilaris lainnya, sehingga keberadaannya tidak cukup untuk mendiagnosis defisiensi vitamin C.

Rambut Tubuh Berbentuk Melingkar

Tanda tubuh kekurangan vitamin C yang kedua yaitu rambut tubuh yang melingkar. Kekurangan vitamin C juga dapat menyebabkan rambut tumbuh dengan bentuk bengkok atau melingkar karena cacat yang berkembang pada struktur protein rambut saat tumbuh.

Bentuk rambut yang tidak biasa ini adalah salah satu tanda khas kekurangan vitamin C, tetapi mungkin tidak terlihat jelas, karena rambut yang rusak ini cenderung patah atau rontok.

Kelainan rambut biasanya akan sembuh dalam waktu satu bulan setelah pengobatan dengan vitamin C dalam jumlah yang cukup.

Folikel Rambut Berwarna Merah

Tanda tubuh kekurangan vitamin C yang ketiga yakni folikel rambut berwarna merah. Folikel rambut di permukaan kulit mengandung banyak pembuluh darah kecil yang menyuplai darah dan nutrisi ke area tersebut.

Ketika tubuh kekurangan vitamin C, pembuluh darah kecil ini menjadi rapuh dan mudah pecah, sehingga menyebabkan munculnya bintik-bintik kecil berwarna merah cerah di sekitar folikel rambut.

Kondisi ini dikenal sebagai perdarahan perifollicular dan merupakan tanda kekurangan vitamin C yang parah. Dan mengonsumsi suplemen vitamin C biasanya dapat mengatasi gejala ini dalam waktu dua minggu.

Kulit Kering dan Rusak

Tanda tubuh kekurangan vitamin C yang keempat adalah kulit kering dan rusak. Kulit yang sehat mengandung banyak vitamin C, terutama di bagian epidermis, atau di lapisan luar kulit. Vitamin C akan menjaga kesehatan kulit dengan melindunginya dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh sinar matahari dan paparan polutan seperti asap rokok atau ozon.

Vitamin ini juga akan meningkatkan produksi kolagen, yang membuat kulit tampak padat dan awet muda. Asupan vitamin C yang tinggi dikaitkan dengan kualitas kulit yang baik, sedangkan asupannya yang rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko kulit kering dan keriput.

Meskipun kulit kering dan rusak dapat dikaitkan dengan kekurangan vitamin C, hal ini juga dapat disebabkan oleh faktor lain, sehingga gejala ini saja tidak cukup untuk mendiagnosis kekurangan tersebut.

Mudah Memar

Tanda tubuh kekurangan vitamin C yang kelima yaitu tubuh mudah memar. Memar terjadi ketika pembuluh darah di bawah kulit pecah, sehingga menyebabkan darah bocor ke area sekitarnya. Mudah memar adalah tanda umum dari kekurangan vitamin C karena produksi kolagen yang buruk menyebabkan pembuluh darah melemah.

Memar terkait kekurangan vitamin C dapat menutupi area tubuh dalam cakupan yang luas atau muncul sebagai titik ungu kecil di bawah kulit. Dan tubuh yang mudah memar seringkali menjadi salah satu gejala kekurangan vitamin C yang jelas dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut tentang kadar vitamin C.

Memperlambat Penyembuhan Luka

Karena kekurangan vitamin C memperlambat laju pembentukan kolagen, hal itu menyebabkan luka sembuh lebih lambat. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan ulkus kaki kronis yang tidak sembuh-sembuh secara signifikan lebih mungkin kekurangan vitamin C dibandingkan mereka yang tidak menderita ulkus kaki kronis.

Dalam kasus kekurangan vitamin C yang parah, luka lama bahkan bisa terbuka kembali, sehingga meningkatkan risiko infeksi. Penyembuhan luka yang lambat adalah salah satu tanda defisiensi yang lebih lanjut dan biasanya tidak terlihat sampai seseorang mengalami defisiensi selama berbulan-bulan.

Sendi Nyeri dan Bengkak

Karena persendian mengandung banyak jaringan ikat yang kaya kolagen, persendian juga dapat dipengaruhi oleh kekurangan vitamin C.

Ada banyak kasus nyeri sendi yang dilaporkan terkait dengan kekurangan vitamin C, seringkali cukup parah hingga menyebabkan pincang atau kesulitan berjalan.

Pendarahan di dalam persendian juga bisa terjadi pada orang yang kekurangan vitamin C, sehingga menyebabkan pembengkakan dan nyeri tambahan.

Tulang Melemah

Kekurangan vitamin C juga dapat mempengaruhi kesehatan tulang. Faktanya, asupan vitamin C yang rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko patah tulang dan osteoporosis.

Penelitian juga telah menemukan bahwa vitamin C memainkan peran penting dalam pembentukan tulang, sehingga kekurangan vitamin ini dapat meningkatkan tingkat pengeroposan tulang.

Gusi Berdarah dan Gigi Copot

Gusi merah, bengkak, dan berdarah adalah tanda tubuh kekurangan vitamin C lainnya. Tanpa vitamin C yang cukup, jaringan gusi menjadi lemah dan meradang serta pembuluh darah lebih mudah berdarah.

Pada kekurangan vitamin C tahap lanjut, gusi bahkan mungkin tampak ungu dan membusuk. Akhirnya, gigi bisa copot karena gusi yang tidak sehat dan melemahnya dentin, yaitu lapisan dalam gigi yang terkalsifikasi.

Imunitas Buruk

Tanda tubuh kekurangan vitamin C yang berikutnya adalah imunitas yang buruk. Studi menunjukkan bahwa vitamin C terakumulasi di dalam berbagai jenis sel kekebalan untuk membantu mereka memerangi infeksi dan menghancurkan patogen penyebab penyakit.

Kekurangan vitamin C dikaitkan dengan kekebalan yang buruk dan risiko infeksi yang lebih tinggi, termasuk penyakit serius seperti pneumonia. Faktanya, banyak orang yang menderita penyakit scurvy, akhirnya meninggal karena infeksi akibat sistem kekebalan tubuh yang tidak berfungsi dengan baik.

Anemia Defisiensi Besi

Vitamin C dan anemia defisiensi besi sering terjadi secara bersamaan. Tanda-tanda anemia defisiensi besi meliputi pucat, kelelahan, kesulitan bernapas saat berolahraga, kulit dan rambut kering, sakit kepala, dan kuku berbentuk sendok.

Kadar vitamin C yang rendah dapat menyebabkan anemia defisiensi besi dengan mengurangi penyerapan zat besi dari makanan nabati dan secara negatif memengaruhi metabolisme zat besi.

Kekurangan vitamin C juga meningkatkan risiko pendarahan yang berlebihan, yang dapat menyebabkan anemia. Jika anemia defisiensi besi berlangsung lama tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya periksa kadar vitamin C Anda.

Kenaikan Berat Badan yang Tidak Dapat Dijelaskan

Tanda tubuh kekurangan vitamin C selanjutnya adalah kenaikan berat badan. Vitamin C dapat membantu melindungi dari obesitas dengan mengatur pelepasan lemak dari sel lemak, mengurangi hormon stres dan mengurangi peradangan.

Penelitian telah menemukan adanya hubungan yang konsisten antara asupan vitamin C yang rendah dan kelebihan lemak tubuh, meski masih belum jelas apakah itu hubungan sebab dan akibat.

Menariknya, kadar vitamin C darah yang rendah dikaitkan dengan jumlah lemak perut yang lebih tinggi, bahkan pada individu dengan berat badan normal. Meskipun kelebihan lemak tubuh saja tidak cukup untuk menunjukkan kekurangan vitamin C, kadar vitamin C Anda mungkin perlu diperiksa setelah faktor lain dikesampingkan.

Rekomendasi