Yoga dikenal sebagai latihan untuk pikiran dan tubuh. Berbagai pose yoga menggabungkan postur fisik, teknik pernapasan, dan meditasi atau relaksasi. Yoga adalah praktik kuno, yang banyak orang anggap berasal dari India.
Yoga merupakan latihan yang melibatkan gerakan fisik, meditasi, dan teknik pernapasan untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik. Latihan yoga yang teratur dapat meningkatkan daya tahan, kekuatan, ketenangan, fleksibilitas, dan kesejahteraan.
Yoga adalah latihan yang bagus untuk setiap orang, anak-anak dan dewasa. Namun, tempat latihan yoga sering didominasi oleh kaum wanita, sedangkan pria lebih memilih untuk pergi ke gym. Padahal, latihan ini juga memberikan manfaat yang baik bagi pria.
Yoga dapat bermanfaat bagi pria dalam banyak hal, seperti mengurangi risiko serangan jantung, memperkuat kekebalan tubuh, hingga membantu penurunan berat badan. Tak hanya itu, masih ada banyak manfaat yoga untuk pria yang bisa Anda dapatkan dari pose-posenya.
Dilansir dari mensyogajournal.com, berikut adalah manfaat yoga untuk pria yang bisa Anda rasakan.
Advertisement
Manfaat yoga untuk pria yang pertama adalah untuk meningkatan fleksibilitas dan mobilitas. Yoga adalah cara yang bagus bagi pria untuk meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas mereka. Fleksibilitas merupakan bagian penting dari kemampuan bergerak bebas dengan lincah.
Yoga meningkatkan rentang gerak tubuh pada persendian seperti bahu atau pinggul yang dapat membantu Anda menghindari rasa sakit dan cedera akibat penggunaan berulang.
Itulah mengapa ada hubungan yang begitu kuat antara seni bela diri dan yoga, dan mengapa banyak pemain sepak bola profesional, pemain bola basket, atlet Olimpiade, dan pasukan memasukkan yoga ke dalam rutinitas mereka.
Meningkatkan kekuatan tubuh
Manfaat yoga untuk pria yang kedua yaitu untuk meningkatkan kekuatan tubuh. Yoga sangat efektif untuk meningkatkan kekuatan. Yoga menggunakan berbagai macam pose untuk memperkuat tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki, serta meningkatkan daya tahan otot.
Yoga juga bagus untuk membangun massa otot tanpa lemak karena membantu memecah sel-sel lemak di otot yang kemudian diganti dengan serat kaya protein yang meningkatkan ukuran otot-otot tersebut.
Fokus & kesadaran seluruh tubuh
Manfaat yoga untuk pria yang ketiga yakni untuk meningkatkan focus dan kesadaran. Yoga juga dapat meningkatkan fokus dan kesadaran bagi seluruh tubuh. Yoga tak hanya berupa latihan fisik, tapi juga mendorong Anda untuk meningkatkan kesehatan mental.
Dengan mendapatkan pikiran yang tenang, juga dapat mempengaruhi tidur Anda yang lebih nyenyak di malam hari. Dan berlatih yoga secara rutin, kecemasan akan peristiwa kehidupan sehari-hari berkurang karena Anda menyadari apa yang terjadi di dalam diri Anda.
Advertisement
Manfaat yoga untuk pria yang keempat adalah untuk mengurangi stres dan rasa cemas. Jika Anda merasa cemas atau stres, latihan yoga secara teratur dapat membantu mengurangi gejala stres dan kecemasan.
Postur dalam yoga dirancang untuk melepaskan ketegangan dari tubuh, sehingga ini adalah latihan yang sangat efektif bagi mereka yang menderita penyakit secara fisik. Dan terkadang, hanya beberapa menit bernapas dalam-dalam akan memberikan ketenangan pikiran dan mengurangi stres dan rasa cemas.
Meningkatkan pencernaan
Manfaat yoga untuk pria kelima yakni untuk meningkatkan pencernaan. Manfaat lain dari yoga adalah untuk melancarkan pencernaan. Dengan berlatih yoga, Anda dapat meningkatkan aliran darah ke saluran pencernaan yang pada gilirannya meningkatkan peristaltik atau gerakan dalam sistem pencernaan Anda.
Meningkatkan fungsi otak
Yoga juga dapat meningkatkan fungsi otak. Hal ini telah terbukti membantu orang dengan Parkinson, Alzheimer dan ADHD dengan meningkatkan kadar dopamin seseorang yang bertanggung jawab untuk mengirim pesan dari satu bagian otak ke bagian otak lain.
Advertisement
Yoga adalah cara yang bagus untuk meningkatkan hubungan Anda dengan pasangan dengan memberi manfaat di kamar tidur. Yoga akan membantu melepaskan stres, meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan, membantu Anda fokus pada apa hal positif daripada pada kecemasan, meningkatkan aliran darah dan bahkan dapat meningkatkan gairah dengan meningkatkan testosteron.
Mendukung tidur yang lebih nyenyak
Jika Anda mengalami kesulitan tidur karena tingkat kecemasan yang tinggi maka yoga mungkin bisa menjadi solusi bagi Anda. Peningkatan produksi serotonin dikombinasikan dengan teknik pernapasan dalam telah terbukti mengurangi kecemasan dan membantu Anda mendapatkan tidur malam yang lebih baik.
Satu studi yang dilakukan di India menunjukkan bahwa berlatih yoga hanya dua kali seminggu selama enam bulan dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur nyenyak secara signifikan. Yoga dapat menghasilkan lebih banyak energi dan mengurangi rasa lelah di siang hari.
Meningkatkan sirkulasi
Manfaat yoga untuk pria yang berikutnya adalah untuk meningkatkan sirkulasi. Manfaat lain dari yoga adalah untuk meningkatkan sirkulasi. Yoga meningkatkan aliran darah yang pada gilirannya membantu mendetoksifikasi dan membuang racun dari sistem tubuh Anda melalui keringat dan produksi urin.
Advertisement
Yoga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Pose tertentu seperti Cobra dan Downward Dog telah terbukti meningkatkan kadar sel pembunuh alami, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang melawan penyakit dan infeksi dalam tubuh kita.
Memperbaiki suasana hati
Manfaat lain dari berlatih yoga adalah meningkatkan mood. Yoga menurunkan kadar hormon stres kortisol yang dapat membantu Anda merasa lebih rileks dan tidak terlalu cemas.
Satu studi menemukan bahwa dengan 20 menit melakukan Hatha Yoga menempatkan peserta dalam keadaan yang lebih baik selama sekitar empat jam setelah mereka menyelesaikan sesi yoganya. Yang cukup menarik, ini paling terlihat jika dibandingkan dengan latihan lain seperti lari atau bersepeda karena bentuk-bentuk ini tampaknya menimbulkan emosi negatif setelah latihan, sedangkan Yoga tidak.
Mendukung penurunan berat badan
Manfaat yoga untuk pria yang terakhir yaitu untuk membantu menurunkan berat badan dengan menurunkan kortisol dan ghrelin, hormon rasa lapar. Penelitian menunjukkan bahwa latihan ini juga dapat menyebabkan penurunan persentase lemak tubuh serta lemak visceral (lemak di sekitar organ Anda).