Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2022 sebaiknya diketahui umat muslim.Dalam agama Islam puasa dibagi dalam beberapa bentuk diantaranya, ada yang bersifat wajib, bersifat sunnah, bersifat makruh dan adapula yang bersifat haram.
Semua ibadah puasa tersebut sudah menjadi ketentuan dalam agma Islam. Puasa yang diwajibkan Islam kepada orang muslim yang mampu adalah puasa Ramadhan, tetapi setelah Ramadhan terdapat puasa yang disunahkan. Salah satunya puasa Tasua dan Asyura. Oleh karena itu, jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2022 sebaiknya diketahui umat muslim.BACA JUGA: Bacaan Dan Niat Puasa 10 Muharram 2021
Jika seseorang mengetahui jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2022 danmengamalkannya dengan sukareladalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Maka ia akan mendapatkan pahala dari-Nya, sedangkan apabila ia tidak mengamalkannya maka ia tidak dikenai siksaan.
Adapun salah satu puasa sunnah yang dianjurkan pada bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Berikut ini informasi mengenai jadwal puasa tasua dan asyura 2022, lengkap dengan penjelasannya telah dirangkum merdeka.com melalui NU Online dan berbagai sumber lainnya.
Advertisement
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2022
Puasa tasua dan puasa asyura adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada 9 Muharram dan 10 Muharram. Menurut perhitungan kalender Hijiriyah, tanggal 1 Muharram 1444 Hijirah sendiri jatuh pada taggal 30 Juli 2022.
Sehingga dapat dihitung bahwa jadwal puasa tasua dan asyura 2022 jatuh pada Minggu 7 Agustus 2022 dan Senin 8 Agustus 2022.
Adapun mengenai sebagian masyarakat yang masih ragu mengenai kesunnahan akan puasa tasua dan asyura dapat menyimak lebih lanjut mengenai hadits yang diriwayatkan oleh Imam Nasai yang menjelaskan mengenai Rasulullah yang melaksanakan puasa di bulan Muharram setelah bulan Ramadhan. Kemudian Rasulullah meminta para sahabatnya untuk berpuasa Muharram.
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Sesungguhnya Muharram adalah bulannya Allah yang di dalamnya tepat menjadi hari bertaubat umat Islam atas dosa-dosa yang terdahulu".
Advertisement
Niat Puasa Tasua dan Asyura
Setelah mengetahui jadwal puasa tasua dan asyura 2022, selanjutnya yang perlu kamu tahu adalah niat dari masing-masing puasa tersebut yaitu sebagai berikut:
1. Niat Puasa Tasua
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَ
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT.”
2. Niat Puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.”
3. Niat Puasa Tasua dan Asyura di Siang Hari
Orang yang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunah puasa Tasu’a atau Asyura diperbolehkan berniat sejak ia berkehendak puasa sunah. Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib (menurut madzhab Syafi’i). Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء أو عَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â awil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Tasu’a atau Asyura hari ini karena Allah SWT.” Wallahu a’lam. (Alhafiz K)
Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura
- Ibadah 700 tahun
Keutamaan puasa tasua dan asyura sebaiknya tak dilewatkan. Amalan puasa di bulan Muharram bisa ditunaikan oleh umat muslim salah satunya dengan puasa Tasua dan Asyura.
Dimana Keutamaan puasa tasua dan asyura dapat memberikan pahala berlipat ganda. Imam Ghazali menjelaskan dalam Kitab Ihya' Ulumiddin:
"Barangsiapa berpuasa tiga hari di bulan mulia (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Rajab dan Muharram) di hari Kamis, Jumat dan Sabtu, maka Allah akan mencatat baginya ibadah 700 tahun".
- Menghapus dosa satu tahun yang lalu
Keutamaan puasa tasua dan asyura akan menerima imbalan penghapusan dosa satu tahun yang lalu. Allah SWT masih memberi kesempatan pada hamba-Nya untuk bertaubat melalui ibadah puasa.
Diungkapkan oleh Abi Qatadah, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam ditanya tentang puasa Asyura kemudian beliau menjawab, "menebus dosa satu tahun sebelumnya." (HR.Muslim)