Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinantikan semua umat Islam di seluruh dunia termasuk umat Islam di Indonesia. Bulan yang penuh berkah ini kerap dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai momen untuk saling memaafkan dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Sudah banyak yang tahu bahwa tidur saat bulan Ramadhan pun mendapat pahala bagaimana jika melakukan amalan-amalan bulan Ramadhan.
Bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk saling peduli satu sama lain. Bulan Ramadhan juga mengajarkan kita untuk disiplin terhadap waktu. Sehingga tak sedikit waktu pun terbuang untuk hal-hal yang tidak baik dan merugikan. Memasuki awal Ramadhan dengan hati yang bahagia dan penuh antusias untuk menjalankan amalan bulan Ramadhan bisa jadi salah satu kunci mendapatkan kenikmatan di bulan Ramadhan.
Amalan bulan Ramadhan tak terbatas hanya dilakukan pada siang hari saat berpuasa, tapi juga dapat dilakukan malam hari ketika sudah berbuka. Adapun berikut ini informasi lengkap mengenai amalan bulan Ramadhan di malam hari, bantu tingkatkan ketakwaan telah dirangkum merdeka.com melalui NU Online dan berbagai sumber lainnya.
Advertisement
1. Bersedekah
Amalan bulan Ramadhan di malam hari yang pertama adalah bersedekah, meskipun sedekah tidak hanya dapat dilakukan pada malam hari dan pada bulan ramadhan saja.
Seperti yang tertuang dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 261 yang artinya “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah (bersedekah) adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang dikehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.”
2. Segera Melaksanakan Salat Magrib Setelah Membatalkan Puasa
Amalan bulan Ramadhan di malam hari berikutnya adalah dengan segera melaksanakan salat magrib sesaat setelah membatalkan puasa. Kecuali, apabila ada orang yang menunggu makan bersama.
Kesempatan yang besar untuk meraih pintu surga ini mungkin tidak datang dua kali. Karena tidak ada yang bisa mengetahui apakah masih memiliki umur untuk kembali bertemu dengan Ramadan tahun depan. Bentuk rasa syukur bisa ditunjukan dengan melaksanakan amalan bulan Ramadan terbaik.
3. Salat Tarawih
Amalan bulan Ramadhan di malam hari seperti salat tarawih ini sudah lumrah karena hampir di laksanakan oleh semua orang yang menjalankan ibadah puasa. Ibadah sholat ini memang sunnah hukumnya, tetapi sunnah yang sangat diutamakan.
Berapapun rakaat yang dilakukan, pahala yang didapat juga akan lebih banyak dari ibadah salat fardlu. Tidak harus datang ke masjid karena selain bisa dilakukan dengan berjemaah, salat Tarawih ini bisa dilaksanakan di rumah.
Ibadah salat Tarawih di rumah ini bisa dilakukan jika keadaan tidak memungkinkan untuk dilakukan dengan berjemaah. Meskipun seringkali perbedaan jumlah rakaat menjadi perdebatan, tetapi tidak ada perbedaan pendapat mengenai keutamaan salat sunnah Tarawih ini.
An Nasa'i dari Abu Hurairah RA meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa mendirikan (salat) pada bulan Ramadan karena iman dan ihtisab diampuni baginya dosa-dosa yang telah lalu".
Advertisement
4. Berdiam Diri di Masjid
Amalan bulan Ramadhan di malam hari ini terkait dengan akan jatuhnya malam Lailatul Qadar. Ini akan terjadi pada satu malam di antara 10 hari terakhir Ramadan. I'tikaf atau berdiam diri di masjid dengan tujuan ibadah, tentu saja akan mendapat pahala yang sangat besar.
Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Sa’id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda:
“Aku pernah melakukan i'tikaf pada sepuluh hari Ramadan yang pertama. Aku berkeinginan mencari Lailatul Qadar pada malam tersebut.
Kemudian aku beri'tikaf di pertengahan bulan, aku datang dan ada yang mengatakan padaku bahwa Lailatul Qadar itu di sepuluh hari yang terakhir.
‘Siapa saja yang ingin beri'tikaf di antara kalian, maka beri'tikaflah,’. Lalu di antara para sahabat ada yang beri’tikaf bersama beliau.” (HR Bukhari).
5. Taubat
Selanjutnya, amalan bulan Ramadan di malam hari adalah taubat. Hal ini disebabkan karena mendekatkan diri kepada Allah SWT, merendahkan diri, dan mengakui segala perbuatan dosa di bulan suci adalah sebenar-benarnya iman. Allah SWT akan lebih mudah memberikan ampunan walaupun di hari biasa selalu memberi ampunan.
Tidak hanya mengakui kesalahan, tetapi juga harus disertai dengan niat untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Taubat yang sebenar-benarnya adalah dengan mengakui dan meninggalkan perbuatan yang sia-sia.
Kemudian senantiasa berniat untuk melakukan perbuatan baik pada keesokan harinya. Karena berniat melakukan perbuatan baik pun sudah dicatat sebagai satu pahala amalan baik.
Allah SWT berfirman:
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53).
6. Memberi Makan Orang yang Berpuasa
Diriwayatkan dalam HR. Tirmidzi maupun Ibnu Majah, Ahmad dan Al-Hafizh Abu Thahir, Nabi Muhammad SAW bersabda “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”
7. Membaca Alquran
Bukan hanya memperbanyak membaca dan mengkhatamkan Alquran menjadi amalan yang dianjurkan kepada umat muslim saat bulan Ramadan. Rasulullah pada malam-malam bulan ramadhan senantiasa melakukan tadarus Alquran bersama Malaikat Jibril.