Mimpi adalah salah satu jenis aktivitas alam bawah sadar manusia yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra-indra lain dalam tidur. Mimpi juga merupakan penggambaran dari hal-hal yang tidak bisa dilakukan sebenarnya. Namun, mimpi bagi sebagian orang juga merupakan firasat atau pertanda akan suatu hal.
Menurut para ahli, mimpi ternyata memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah lucid dream. Di mana seseorang memiliki kemampuan untuk mengendalikan alur mimpinya dan bahkan bisa menciptakan apapun sesuai dengan keinginan.
Lucid dream telah dipelajari secara ilmiah dan terbukti menjadi fenomena yang nyata. Sedangkan istilah lucid dream pertama kali diperkenalkan oleh Frederick (Willem) van Eeden yang merupakan seorang psikiater dan penulis asal Belanda.
Berikut informasi lengkap mengenai lucid dream adalah fenomena unik saat bermimpi yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com dan elib.unikom.ac.id pada Selasa, (26/1/2021).
Advertisement
Mengenal Tentang Lucid Dream
Bisa dibilang lucid dream adalah mimpi yang terkontrol, di mana seseorang bisa mengendalikan mimpinya sesuai keinginan. Tingkat kesadaran untuk mengontrol mimpi kerap disebut lucidity. Semakin seseorang melatih tingkat lucidity-nya, maka semakin besar kemungkinannya untuk mengontrol mimpi. Kondisi lucid dream ini dapat dilakukan jika mampu menyadarkan secara penuh seseorang bahwa dirinya sedang bermimpi.
Lucid dream memiliki kuat dari kesadaran reflektif diri, di mana dengan kesadaran tersebut seseorang dapat merasakan kebebasan dan memiliki kontrol terhadap perkembangan cerita. Bisa jadi pikiran mungkin masih bercampur aduk antara kenyataan dan keadaan yang seperti mimpi atau seseorang mungkin berpengalaman kejernihan yang luar biasa dari pikiran menandingi dari kehidupan nyata.
Ingatan akan masa lalu atau pengalaman di dunia nyata dapat dihadirkan dan pergerakan tubuh dapat dengan sengaja dilakukan. Fungsi sensor kadang memungkinkan untuk dicegah, akan tetapi beberapa saat mimpi juga dapat lebih jelas dan ekspresif daripada kehidupan nyata.
Advertisement
Penyebab Seseorang Mengalami Lucid Dream
Ilmuwan syaraf J. Allan Hobson telah menghipnosis apa yang mungkin muncul dalam otak ketika lucid dream. Tahap pertama untuk mencapai lucid dream adalah mengenali bahwa keadaan yang dialaminya merupakan sebuah mimpi. Pengenalan ini muncul di dorsolateral prefrontal cortex, salah satu area pasif ketika pergerakan mata tertidur dan dimana ingatan bekerja muncul.
Pada saat area ini aktif dan mengenal kemunculan mimpi, pemimpi harus waspada untuk membiarkan mimpi berlanjut tetapi harus tetap fokus agar tetap sadar dan ingat apa yang ada dalam mimpi. Selama mempertahankan keseimbangan ini, amygdala dan parahippocampal cortex sedikit aktif.Untuk melanjutkan intensitas dari halusinasi mimpi, pons dan parieto-occipital junction diharapkan tetap aktif.
Advertisement
Kemampuan Lucid Dream Dapat Dilatih
Orang yang dapat bebas menjelajahi mimpi disebut oneironaut. Ada dua macam lucid dream, yaitu Dream Initiated Lucid Dream (DILD) dan Wake Initiated Lucid Dream (WILD). DILD merupakan kondisi di mana kita sadar bahwa kita sedang bermimpi di tengah-tengah mimpi tersebut dan biasanya bersifat kebetulan. Sedangkan WILD merupakan keadaan lucid dream yang disengaja dan dapat dilatih.
Selain untuk bersenang-senang, lucid dream bermanfaat untuk melatih hal-hal yang belum kita kuasai di dunia nyata. Misalnya seperti belajar berenang, saat kita belajar melalui lucid dream lama kelamaan di dunia nyata pun kita akan lebih mahir berenang.
Banyak yang menyebut bahwa lucid dream juga bisa membantu menyelesaikan masalah kita di dunia nyata. Kita bisa bercerita dengan alam bawah sadar kita tentang masalah yang sedang kita hadapi. Selain itu, lucid dream juga bisa mengatasi fobia atau berbagai macam rasa takut, serta meningkatkan kreativitas dan rasa percaya diri seseorang.