7 Makanan untuk Diabetes yang Bisa Dinikmati, Tetap Lezat dan Menyehatkan

Mencari tahu makanan untuk penderita diabetes memang tidak mudah. Karena penderita diabetes tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan. Penderita diabetes perlu memperhatikan batasan-batasan makanan untuk dikonsumsi.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
7 Makanan untuk Diabetes yang Bisa Dinikmati, Tetap Lezat dan Menyehatkan
10 fungsi vitamin c bagi tubuh. diabetes.co.uk ©2020 Merdeka.com

Mencari tahu makanan untuk penderita diabetes memang tidak mudah. Karena penderita diabetes tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan. Penderita diabetes perlu memperhatikan batasan-batasan makanan untuk dikonsumsi, salah satunya kandungan gula pada setiap makanan.

Tujuan utamanya adalah mencari makanan yang dapat menjaga kadar gula darah terkontrol dengan baik. Dikutip dari Liputan6.com, jika terjadi peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes dapat berakibat buruk pada kesehatan, seperti kelelahan, pusing, kerusakan saraf, gagal ginjal, penyakit jantung, masalah pada mata, lebih rentan terkena infeksi dan luka, bahkan kehilangan kesadaran atau koma.

Oleh sebab itu, kita harus mengetahui jenis makanan yang baik untuk penderita diabetes. Dilansir dari Healthline, berikut beberapa makanan untuk diabetes yang perlu diketahui.

Ikan

Makanan untuk penderita diabetes pertama adalah ikan. Salmon, sarden, herring, anchovies dan makarel adalah salah satu sumber asam lemak omega-3 DHA dan EPA yang besar. Kandungan tersebut bermanfaat besar bagi kesehatan jantung.

Mengonsumsi lemak ini secara teratur sangat penting bagi penderita diabetes, yang mana memiliki peningkatan untuk munculnya risiko penyakit jantung dan stroke. Kandungan DHA dan EPA dapat melindungi sel-sel yang melapisi pembuluh darah Anda, mengurangi tanda-tanda peradangan, dan meningkatkan fungsi arteri.

Ikan juga menjadi sumber protein yang berkualitas tinggi, yang dapat membantu Anda merasa kenyang dan meningkatkan laju metabolisme tubuh.

Sayuran Hijau

Makanan untuk diabetes yang kedua adalah sayuran hijau. Sayuran hijau yang berdaun sangat bergizi dan rendah kalori. Bayam, kangkung, dan sayuran hijau lainnya merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik, termasuk vitamin C.

Dalam satu studi, peningkatan asupan vitamin C dapat mengurangi penanda inflamasi dan kadar gula darah untuk orang yang menderita diabetes tipe 2 atau tekanan darah tinggi. Selain itu, sayuran hijau juga menjadi sumber antioksidan lutein dan zeaxanthin yang baik. Antioksidan ini melindungi mata Anda dari degenerasi makula dan katarak, yang merupakan komplikasi diabetes yang umum.

Kunyit

Makanan untuk penderita diabetes ketiga adalah kunyit. Kunyit adalah rempah dengan manfaat kesehatan yang luar biasa. Bahan aktif yang ada di dalamnya, curcumin, dapat menurunkan peradangan dan kadar gula darah, sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung.

Terlebih lagi, curcumin juga dapat bermanfaat bagi kesehatan ginjal pada penderita diabetes. Bagian ini juga penting karena diabetes adalah salah satu penyebab utama penyakit ginjal. Namun, karena curcumin sulit terserap dengan baik, pastikan untuk mengonsumsi kunyit dengan piperine (ditemukan dalam lada hitam) untuk meningkatkan penyerapan.

Yogurt

Makanan untuk diabetes yang berikutnya adalah greek yogurt. Greek yogurt adalah olahan susu yang baik untuk penderita diabetes. Probiotik yang terkandung di dalamnya terbukti dapat meningkatkan kontrol gula darah dan mengurangi risiko penyakit jantung
Studi telah menemukan bahwa yogurt dan makanan susu lainnya dapat menyebabkan penurunan berat badan dan peningkatan komposisi tubuh pada orang dengan diabetes tipe 2.

Terlebih lagi, greek yogurt hanya mengandung 6-8 gram karbohidrat per porsi, lebih rendah dari yogurt konvensional. Makanan ini juga lebih tinggi protein, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi nafsu makan dan mengurangi asupan kalori.

Brokoli

Makanan untuk diabetes yang berikutnya adalah brokoli. Brokoli adalah salah satu sayuran paling bergizi yang mudah didapatkan. Setengah cangkir brokoli yang dimasak hanya mengandung 27 kalori dan 3 gram karbohidrat yang dapat dicerna, bersama dengan nutrisi penting seperti vitamin C dan magnesium.

Studi yang dilakukan pada penderita diabetes telah menemukan bahwa brokoli dapat membantu menurunkan kadar insulin dan melindungi sel dari radikal bebas berbahaya yang dihasilkan selama metabolisme.

Mengonsumsi brokoli dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh apalagi bagi penderita diabetes. Kandungan kromium dalam brokoli di mana peningkatan senyawa ini dalam tubuh dapat mendorong peningkatan sensitivitas insulin dalam tubuh yang bermanfaat untuk mengendalikan glukosa dan faktor-faktor terkait lainnya yang menyertai timbulnya diabetes.

Terlebih lagi, brokoli adalah sumber lutein dan zeaxanthin yang baik lainnya. Antioksidan penting ini membantu mencegah penyakit mata.

Bawang Putih

Makanan untuk penderita diabetes selanjutnya adalah bawang putih. Bawang putih adalah bumbu dapur yang biasanya digunakan sebagai bahan masakan dengan manfaat kesehatan yang mengesankan. Satu siung bawang putih mentah hanya mengandung 4 kalori dan 1 gram karbohidrat.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih dapat mengurangi peradangan, gula darah dan kolesterol LDL pada penderita diabetes tipe 2. Manfaat lain bawang putih sangat efektif dalam mengurangi tekanan darah.

Dalam sebuah penelitian, orang dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol yang mengonsumsi bawang putih berumur 12 minggu, rata-rata mengalami penurunan 10 poin pada tekanan darah.

Kacang

Makanan untuk diabetes yang terakhir adalah kacang. Makanan ringan ini memiliki kandungan yang berat. Semua jenis kacang mengandung serat dan rendah karbohidrat yang dapat dicerna, meskipun beberapa jenis lain memiliki kandungan yang lebih dari yang lain.

Berikut jumlah karbohidrat yang dapat dicerna per 1-ons (28 gram) porsi kacang:

Almond: 2,6 gram

Kacang brazil: 1,4 gram

Kacang mete: 7,7 gram

Hazelnut: 2 gram

Macadamia: 1,5 gram

Kemiri: 1,2 gram

Pistachio: 5 gram

Kacang kenari: 2 gram

Penelitian pada berbagai kacang yang berbeda telah menunjukkan bahwa konsumsi kacang secara teratur dapat mengurangi peradangan dan menurunkan kadar gula darah, HbA1c dan LDL. Dalam sebuah penelitian, penderita diabetes yang memasukkan 30 gram kacang kenari dalam diet hariannya selama satu tahun mengalami penurunan berat badan, peningkatan komposisi tubuh, dan mengalami penurunan kadar insulin yang signifikan.

Temuan ini penting karena penderita diabetes tipe 2 sering mengalami peningkatan kadar insulin, yang terkait dengan obesitas. Selain itu, beberapa peneliti percaya kadar insulin kronis yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit serius lainnya, seperti kanker dan penyakit Alzheimer.

Rekomendasi