Mengenal Jenis-Jenis Ayam Hias, Lucu dan Unik untuk Dipelihara di Rumah
Merdeka.com - Ayam merupakan salah satu jenis unggas yang menjadi sumber pangan bagi masyarakat. Namun, ternyata tak hanya sebagai sumber pangan ayam juga kerap dijadikan hiasan oleh sebagian orang. Ayam yang dijadikan hewan peliharaan lazimnya dikenal sebagai ayam hias. Ada banyak jenis ayam hias yang bisa kamu pilih tentu saja harganya berbeda dari ayam yang biasa kamu masak.
Harganya ayam hias terbilang mahal jika dibandingkan dengan harga ayam pada umumnya, hal ini tak lain karena ayam hias cenderung lebih lucu dan unik. Jika sedang ingin memiliki binatang peliharaan sebagai hiburan di rumah tapi tak ingin memelihara binatang yang mainstream dipelihara seperti anjing atau kucing, maka kamu bisa memilih ayam hias.
Berikut ini informasi lebih lengkap mengenai jenis-jenis ayam hias, lucu, dan unik untuk dipelihara di rumah telah dirangkum:
1. Ayam Onagadori
Jenis-jenis ayam hias yang pertama da ayam Onagadori yang berasal dari negara Jepang, ayam ini digolongkan sebagai ayam hias karena memiliki ekor yang sangat panjang hingga 20 meter.
Sesuai dengan namanya, Onagadori yang berarti “O” ekor, “naga” yang berarti panjang, dan “dori” yang berarti unggas. Jadi secara keseluruhan dalam bahasa Jepang, Onagadori berarti unggas dengan ekor yang panjang. Berasal dari negara Sakura bukan berati ayam ini tidak bisa dipelihara di Indonesia.
Meskipun masih cukup jarang yang mengetahui ayam Onagadori, tetapi beberapa orang memiliki ayam dengan bulu yang panjang dan lurus ini. Dalam memelihara ayam Onagadori yang paling penting untuk diperhatikan adalah menjaga kebersihan kandangnya. Hal ini agar ekor ayam yang menyentuh tanah tidak kotor dan merusak keindahannya. Sehingga ekor ayam akan tetap indah dan cantik ketika dilihat.
2. Ayam Kapas
Jenis-jenis ayam hias berikutnya ada ayam Kapas yang berasal dari Cina. Jenis ayam ini memiliki bulu yang unik seperti kapas. Karena ayam Kapas dilihat keindahan pada bulunya, maka dalam memelihara ayam ini harus memperhatikan kebersihan kandang sehingga ayam selalu tampak bersih dan indah.
Ayam Kapas tidak hanya memiliki warna selain putih saja, tetapi juga cokelat muda ataupun hitam. Walaupun jarang ditemukan ayam kapas coklat maupun ayam kapas hitam merupakan jenis lain dari ayam Kapas. Ayam ini termasuk jenis ayam petelur yang produktif, dalam setahun ayam betina dari ayam Kapas ini bisa menghasilkan telur lebih dari 200 butir.
3. Ayam Cemani

©2015 Merdeka.com/Amusing Planet
Ayam Cemani berasal dari Kedu, Jawa Tengah. Ayam cemani ini mampu menarik perhatian para penggemar ayam dari luar negeri. Bahkan seorang peternak asal Amerika Serikat (AS), banyak menerima pesanan untuk ayam ini.
Keistimewannya terletak pada warna tubuhnya yang serba hitam. Bukan hanya bagian luarnya saja yang diselimuti warna hitam pekat, organ tubuh, kuku, serta dagingnya pun berwarna hitam legam. Bahkan lingkar matanya pun hitam.
Keunikan tersebut yang membuat harganya melambung sangat mahal. Meski di jual seharga Rp28 juta di AS, di Indonesia harganya bisa mencapai Rp40 juta. Konon katanya, ayam ini dipercaya penduduk setempat memiliki kekuatas magis. di Jawa Tengah, ayam ini digunakan sebagai sesajen dalam sejumlah ritual.
Menurut mitos, anak ayam Cemani bisa mendatangkan rezeki besar dan membuat pemiliknya beruntung. Bahkan diyakini ayam Cemani mempunyai kekuatan magis dan bisa menolak bala yang dilakukan oleh makhluk halus. Sayangnya, di balik warna tubuhnya yang unik, ayam cemani rupanya tergolong spesies langka.
4. Ayam Ketawa

©2016 merdeka.com/bram salam
Selain ayam Cemani, jenis-jenis ayam hias selanjutnya ada ayam Ketawa. Ternyata bukan hanya orang saja yang bisa tertawa, ayam juga bisa loh. Suara kokoknya persis seperti orang yang sedang tertawa. Tak heran unggas yang satu ini diberi nama ayam Ketawa.
Buat kamu yang tengah mencari hoki, ayam ini juga dipercaya masyarakat setempat dapat mendatangkan keberuntungan. Dulunya ayam ini dpelihara dan diternak oleh para bangsawan di kerajaan Bugis, Sulawesi Selatan. Ayam Ketawa merupakan simbol status sosial dan budaya bangsawan yang gagah berani, pantang menyerah, dan sukses.
Secara fisik, unggas yang dikenal dengan sebutan Ayam Jantan dari Timur ini hampir mirip dengan ayam kampung biasa. Mulai dari bentuk, ukuran, gerak-gerik dan warna warni bulunya menyerupai ayam kampung. Mengembakbiakkan dan memelihara unggas ini juga tak sulit, sama seperti ayam pada umumnya. Yang membedakannya ialah, ayam Ketawa ini sudah bisa berkokok sejak berusia tiga bulan.
Tetapi, bagi orang yang baru pertama mendengarnya, suara kokoknya lebih mirip burung perkutut. Harga satu ekor ayam ini bisa mencapai Rp40 juta.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya