Kenalan dengan Tradisi Ngubek Empang, Cara Unik Silaturahmi Ala Warga Depok di Kolam Ikan

Di acara ini, seluruh lapisan warga Depok tumpah ruah ke kolam ikan untuk ngubek empang.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Kenalan dengan Tradisi Ngubek Empang, Cara Unik Silaturahmi Ala Warga Depok di Kolam Ikan
Kenalan dengan Tradisi Ngubek Empang, Cara Unik Silaturahmi Ala Warga Depok di Kolam Ikan (Merdeka.com)

Siapa bilang Depok hanya terkenal dengan belimbingnya. Di sini kegiatan seni budayanya masih turut dipelihara masyarakat. Salah satunya ngubek empang yang jadi tradisi setiap Lebaran.

Tradisi ngubek empang menjadi salah satu kegiatan yang ditunggu masyarakat. Ketika itu, warga bersama-sama terjun ke empang atau kolam tanah buatan untuk saling berlomba menangkap ikan.

Ada berbagai jenis ikan yang disebar, mulai dari ikan mas, mujair sampai lele dengan ukuran yang cukup besar namun sukar untuk ditangkap.

Acara ini jadi perhatian masyarakat, karena keseruannya bisa turut dirasakan bersama.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tradisi ngubek empang jadi ajang silaturahmi khas warga Depok setiap tahunnya. Yuk, kenalan dengan tradisi unik ini.

(Gambar: depok.go.id)

Dipersiapkan Satu Tahun Sebelum Lebaran
Dok. Istimewa

Mengutip situs depok.go.id, tradisi ini rupanya sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum Lebaran.

Tepat satu tahun sebelumnya, warga akan melakukan iuran untuk membeli bibit ikan dan ditanam di kolam yang telah disepakati.

Rata-rata ikannya berjenis mas yang memiliki daging tebal dan enak diolah menjadi apapun. Ikan itu akan dipelihara oleh warga dengan cara diberi makan secara rutin hingga masa panen saat Lebaran.

Selama itu pula, warga memantau kondisi ikan agar tetap sehat, termasuk sirkulasi air.

Ikan mas yang besar akan mudah ditangkap oleh warga yang mengikuti kegiatan ngubek empang.

Agar ikannya beranak pinak dan bisa didapat warga dengan mudah, pengelola empang bersama warga sekitar akan menebarkan hingga 400 kilogram ikan ke kolam.

Ikan-ikan itu lantas disiapkan untuk diburu warga pada hari Lebaran secara bersama-sama.

Acara ini pun gratis, dan dapat diikuti seluruh lapisan warga Depok agar semakin meriah. 

Menangkap Ikan dengan Tangan Kosong
Dok. Istimewa

Satu hal menarik dari tradisi ini adalah warga yang menjadi peserta tidak diperbolehkan menangkap ikan menggunakan alat.

Mereka bisa menangkap ikan tersebut dengan cara sendiri, namun syaratnya harus tangan kosong. Ada yang memakai tangan, memakai baju bahkan memeluknya sehingga ikan yang didapat lebih dari satu.

Tradisi ini pun sudah berkembang selama berabad-abad silam oleh warga Kota Depok. Tradisi ini menjadi salah satu cara mempererat tali silaturahmi.

Kegiatan ngubek empang bisa mempererat tali silaturahmi yang sempat renggang, karena seluruh lapisan warga terjun bersama dan ikut merasakan suka cita.

Ngubek empang juga diadakan setiap tahunnya di momen Lebaran Depok. Acara ini merupakan wadah pengenalan kemajemukan budaya di kota belimbing, sekaligus melestarikannya.

Biasanya ngubek empang diadakan satu pekan setelah hari raya Idulfitri, dan menjadi rangkaian acara Lebaran Depok.

Di sini akan ada berbagai pertunjukan kesenian, sajian aneka kuliner lokal dan mengenalkan setiap sudut potensi Depok.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemerintah setempat berharap agar tradisi ngubek empang bisa terus dipertahankan agar identitas Depok dari masa silam tidak hilang ditelan zaman.

Rekomendasi