Keindahan Alamnya Membentang, Ini Alasan Desa Wisata Alamendah di Bandung Wajib Dikunjungi

Secara geografis, lokasi desa tersebut sangat unik dan spesial. Selain berada di dataran tinggi Bandung, letaknya juga diapit kebun teh dan perbukitan hijau

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
Keindahan Alamnya Membentang, Ini Alasan Desa Wisata Alamendah di Bandung Wajib Dikunjungi
Desa Wisata Alamendah Bandung (Youtube Kemenparekraf)

Pernah dengar istilah “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum”? agaknya ungkapan ini sangat pas dengan kehadiran desa wisata Alamendah di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Secara geografis, lokasi desa tersebut sangat unik dan spesial. Selain berada di dataran tinggi Bandung, letaknya juga diapit kebun teh dan perbukitan hijau. Aksesnya sangatlah mudah, karena jalan utama juga mengarah ke Kawah Putih yang ada di Ciwidey.

Berbicara potensi, ada banyak hasil bumi yang tersaji di lokasi. Beberapa di antaranya turut menjadi daya tarik, seperti buah strawberry, kopi, teh hingga sayur mayur. Kemudian, di lokasi juga terdapat peternakan sapi dan sejumlag atraksi kesenian mulai dari pencak silat hingga karinding.

Banyaknya daya tarik budaya, kuliner dan edukasi di Alamendah, membuat lokasi tersebut masuk kategori 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada 2021 lalu. Desa Alamendah ini ditetapkan sebagai Desa Wisata  pada tanggal 2 Februari 2011 lalu.

Yuk simak daya tariknya.

Di kawasan Rancabali, terhampar luas kebun-kebun strawberry dengan ukuran yang besar dan berwarna merah terang. Buah-buah tersebut dibudidaya dengan baik oleh warga, dan bisa dipetik oleh para pengunjung di Arboretum Park.

Mengutip Youtube Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), konsep digital juga diterapkan di sana, salah satunya melalui QR code. Pengunjung bisa mengetahui jenis buah atau sayur yang ditanam melalui scan QR. Kemudian, akan terdengar narator yang menjabarkan karakter, rasa dan jenis dari buah tersebut.

“Halo, namaku adalah pohon Strawberry Mencir. Aku adalah buah varietas Strawberry yang paling banyak dikenal di dunia. Seperti spesies lainnya, aku termasuk ke dalam genus Fragaria, aku ini berada dalam familia Rosaceae. Buah yang kuhasilkan berwarna hijau keputihan,” sebut narator dalam informasi seputar pohon strawberry di sana.

Pengunjung kemudian bisa mengikuti kegiatan wisata peternakan sapi perah. Di kandang, pemandu akan menerangkan soal komoditas sapi yang banyak dipelihara warga, kemudian cara merawatnya.

Kemudian, akan dikenalkan juga cara memerah susu secara tradisional serta bisa melihat hasil produk jadinya, seperti susu murni, olahan makanan dan produk milkshake yang bikin nagih.

Pengunjung juga bisa memberi makan hewan rusa yang ada di sekitar Rancaupas, dan masih satu kawasan dengan Alamendah.

Tak perlu khawatir bila ingin berinteraksi dengan sapi, karena hewan-hewan besar itu sudah jinak dan didampingi oleh warga.

Bagi yang ingin mencicipi kuliner khas setempat, bisa mampir ke sentra olahan hasil kebun yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Ada banyak kudapan yang dikreasikan warga dari hasil kebun maupun peternakan, mulai dari olahan susu, stik sayur warna warni, manisan strawberry, dodol yang bercita rasa manis segar serta varian kopi murni dengan cita rasa otenik.

Untuk harga produknya sendiri dijual mulai harga Rp20.000 per kotak, stik sayur Rp18.000 per kotak, boneka, dan sandal motif strawberry seharga Rp30.000 per unit.

Ada beberapa spot instagenik yang ada di desa wisata tersebut. Pengunjung bisa berfoto di dekat hamparan kebun sayur, area taman dan beberapa ruang terbuka lainnya.

Biasanya, pengunjung akan berfoto di sebuah jembatan bambu yang dicat dengan beragam warna karena keindahannya.

Tempat ini cocok dijadikan area swafoto karena berada di atas ketinggian, dengan hamparan kebun hijau yang bikin nyaman.

Jika merasa kurang berkeliling desa dalam satu hari, pengunjung bisa mencoba fasilitas homestay yang ada di lokasi. Pemiliknya merupakan warga sekitar yang dengan ramah akan menyambut siapapun yang datang.

Homestaynya juga sangat nyaman dengan beberapa fasilitas penunjang berupa kasur besar, televisi, ac hingga toilet.

Untuk harga, berbeda-beda tiap homestaynya. Namun rata-rata, pengunjung bisa menyewanya seharga Rp700 ribu per malam.

Rekomendasi