Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jabar Bakal Punya 13 Daerah Baru, Begini Penjelasan Gubernur Ridwan Kamil

Jabar Bakal Punya 13 Daerah Baru, Begini Penjelasan Gubernur Ridwan Kamil Peta Provinsi Jawa Barat. ©2022 Merdeka.com/Wikipedia

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan daerah-daerah di wilayah setempat perlu dimekarkan, dari semula 27 kabupaten/kota menjadi 40 kabupaten/kota.

Dalam rapat paripurna DPRD Jawa Barat di Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (11/2/2022), Ridwan Kamil mengusulkan pembentukan tiga calon daerah persiapan otonomi baru.Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil dan DPRD Jawa Barat akhirnya sepakat pembentukan tiga calon daerah persiapan otonomi baru, yakni Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Cianjur Selatan, dan Garut Utara.

"Kami terus mengusulkan daerah-daerah yang harus kita mekarkan 27 (kabupaten/kota) jadi 40. Kurang lebih baru tiga (DOB) pada tahun 2020, kemudian pada 2021 ada dua (DOB) dan sekarang tiga,” tutur Ridwan Kamil.

Total, sudah ada 8 DOB yang disepakati Gubernur Jawa Barat dengan DPRD setempat. Menurut Ridwan Kamil, jumlah tersebut melebihi target RPJMD yang mencantumkan 5 DOB.

Panitia Khusus

peta provinsi jawa barat

©2022 Merdeka.com/Wikipedia

DPRD Jawa Barat kemudian membentuk Panitia Khusus I Pembahasan Usulan Pembentukan Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Cianjur Selatan dan Garut Utara. Pansus tersebut diketuai Sadar Muslihat.

Ridwan Kamil mengungkapkan, selama ini Provinsi Jawa Barat memiliki jejak rekam baik terkait pemekaran wilayah atau daerah otonom baru.

"Semua daerah yang dimekarkan Jawa Barat rata-rata berhasil. Sebut saja Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi,” ungkapnya, dikutip dari Antara.

Pemekaran Wilayah

Ridwan Kamil berharap setelah dibentuknya pansus terkait usulan tiga daerah otonom baru (DOB), Provinsi Jawa Barat bisa menjadi provinsi yang siap untuk pemekaran wilayah.

"Mudah-mudahan melengkapi sampai nanti pada saatnya moratorium dibuka oleh pemerintah pusat, Jawa Barat provinsi paling siap karena minimal tadi sudah ada sekitar delapan daerah yang kurang lebih sudah memadai," ujar pria yang juga berprofesi sebagai arsitek itu.

Sementara itu, Ketua Pansus I DPRD Provinsi Jawa Barat Sadar Muslihat mengatakan pembentukan Pansus CPDOB merupakan Pansus CPDOB ketiga. Sebelumnya sudah ada dua Pansus CPDOB yang dibentuk.

Pansus Sebelumnya

peta provinsi jawa barat

©2022 Merdeka.com/Wikipedia

Adapun dua Pansus sebelumnya yakni Pansus Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru Sukabumi Utara, Bogor Barat, dan Garut Selatan kemudian Indramayu Barat dan Bogor Timur. 

"Sampai hari ini karena diajukan oleh gubernur sudah memenuhi persyaratan normatif. Kita bersama gubernur sudah sepakat, sesuai tugas kewenangan kita membantu dan yang mengajukan dari bawah, proses akhirnya di DPR RI," kata Sadar.

Sadar menambahkan, Pansus I akan memeriksa ulang kesesuaian hal-hal yang telah diajukan serta mengunjungi langsung masyarakat. Selain itu, juga memastikan komitmen kabupaten/kota induk.

"Kita akan memeriksa ulang apa yang telah diajukan apakah sudah sesuai, akan mengunjungi daerahnya langsung termasuk komitmen dari kabupaten induknya. Kabupaten induk dan perwakilan masyarakat pemekaran, kemudian kita on the spot ke masyarakat langsung," tandasnya.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP