Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Dampak Buruk Konsumsi Nanas Berlebihan, Tingkatkan Gula Darah

5 Dampak Buruk Konsumsi Nanas Berlebihan, Tingkatkan Gula Darah Ilustrasi nanas. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Dream79

Merdeka.com - Nanas merupakan buah tropis memiliki nama latin Ananas Comosus yang berasal dari Brazil dan Paraguay. Namun buah ini juga banyak disukai masyarakat Indonesia. Rasa asam manis buah nanas sangat segar terlebih jika dikonsumsi di tengah terik matahari siang.

Buah nanas selain dikonsumsi secara langsung juga kerap dijadikan rujak atau jus buah. Meskipun terbilang buah kaya nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, namun mengonsumsi nanas secara berlebihan juga akan berdampak buruk.

Mengonsumsi nanas dengan cara yang salah atau jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada mulut maupun perut. Kamu mungkin pernah mendapati rasa gatal di lidah dan tenggorokan setelah makan nanas. Rasa gatal ini tentu saja menimbulkan ketidaknyamanan.

Penting bagi kamu mengetahui dampak buruk mengonsumsi nanas berlebihan agar dapat mengantisipasinya lebih dini. Salah satu dampak buruk yang bisa kamu alami saat mengonsumsi nanas berlebihan adalah meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh. Berikut ulasannya yang telah merdeka.com rangkum melalui liputan6.com pada Jumat, (6/11/2020).

Kerusakan Gigi

Dampak buruk konsumsi nanas berlebihan yang pertama adalah terjadi kerusakan gigi. Pasalnya buah-buahan seperti nanas yang sangat asam akan melakukan proses kimiawi alami di mulut saat dikonsumsi. Sifat asam ini akan melunakkan enamel dan menyebabkan kerusakan gigi.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam "Nutrition Research" edisi Mei 2008, mengonsumsi terlalu banyak minuman asam dapat merusak enamel gigi. Akibatnya gigi akan mengalami sensitivitas ekstrem saat mengonsumsi makanan panas atau dingin. Sifat asam pada nanas ini juga akan memicu keropos dan lubang pada gigi.

Tingkatkan Gula Darah

Dampak buruk konsumsi nanas berlebihan berikutnya dapat meningkatkan gula darah. Nanas segar memiliki indeks glikemik tinggi 94, dan nanas kalengan dalam jus memiliki indeks glikemik antara 61 dan 79, membuatnya menjadi makanan dengan indeks glikemik sedang sampai tinggi. Setengah cangkir nanas memiliki 15 gram karbohidrat.

Seperti yang kita tahu bahwa penderita diabetes harus membatasi konsumsi harian nanas. Nanas dapat menyebabkan sakit kepala, peningkatan rasa haus, dan sering buang air kecil pada penderita diabetes. Perhatikan total asupan karbohidrat saat makan. Direkomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari tiga hingga lima porsi karbohidrat (15 gram) setiap makan.

Iritasi di Mulut

Seringkali orang akan merasakan sensasi aneh setelah mengonsumsi nanas. Enzim bromelain merupakan enzim yang dapat melunakkan daging karena memecah protein. Jika mulut terasa perih setelah makan nanas, bisa jadi itu karena bromelain sebenarnya mulai memecah protein di mulut. Ini benar-benar mencerna bagian dalam mulut.

Akibatnya mulut bisa iritasi, perih, sariawan, gatal, atau bahkan berdarah. Jadi, jika mulut kamu sakit setelah makan nanas, kamu tidak sendirian itu terjadi pada semua orang. Beruntungnya adalah lidah kamu membangun kembali protein dan asam amino tersebut, sehingga tidak akan terasa sakit untuk waktu yang lama.

Masalah Perut

Selain iritasi mulut, dampak buruk konsumsi nanas berlebihan selanjutnya adalah mengalami masalah perut. Reaksi bromelain juga bisa terjadi dalam perut. Ini bisa menyebabkan mual dan muntah, rasa logam di mulut, sulit bernapas, hidung tersumbat, pusing, atau pingsan.

Ibu hamil dan menyusui juga tidak dianjurkan mengonsumsi nanas karena dapat memberi efek buruk pada janin. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, dapat menyebabkan diare, mual, dan muntah.

Sementara itu, sifat asam pada nanas juga bisa menyebabkan refluks asam pada perut. Kondisi ini terjadi ketika cairan pencernaan kembali ke kerongkongan. Hasilnya adalah ketidaknyamanan pencernaan seperti mulas, yang merupakan sensasi terbakar di dada.

Iteraksi Obat

Nanas juga bisa mengganggu kinerja beberapa obat dalam tubuh. Ini disebabkan oleh enzim bromelain pada nanas. Bromelain bisa bereaksi pada obat-obatan seperti antibiotik, antikoagulan, pengencer darah, antikonvulsan, barbiturat, benzodiazepin, obat insomnia dan antidepresan trisiklik.

Reaksi bromelain pada obat-obatan tersebut dapat menimbulkan sejumlah efek samping seperti nyeri dada, demam, pusing, menggigil, hingga mimisan. Jika seseorang mengalami efek samping tersebut, maka mereka harus berhenti mengonsumsi nanas dan memeriksakan kesehatannya pada dokter.

Tips Konsumsi Nanas Secara Tepat dan Aman

Pada dasarnya nanas merupakan salah satu buah yang kaya akan nutrisi terutama antioksidan yang terkandung di dalamnya. Namun, dengan catatan dikonsumsi secara tepat dan aman serta tidak berlebihan. Pilihlah nanas yang benar-benar matang.

Untuk mendapatkan nanas yang paling matang dan paling manis, pilihlah yang berwarna kuning keemasan dengan skala besar, rata, dan berukuran konsisten. Nanas yang berkualitas bisa kamu lihat dari aromanya yang segar, harumnya yang khas dan kulitnya yang kencang.

Bromelain cenderung lebih terkonsentrasi paling dekat dengan inti nanas, jadi pastikan kamu memotong setiap inti dari nanas segar. Cara lain untuk menghindari iritasi mulut adalah memasak nanas. Panas membantu memecah bromelain, membuat enzim kurang agresif.

Bahkan para ahli juga merekomendasikan membatasi konsumsi nanas tidak lebih dari 1 hingga 2 gelas per hari untuk menghindari iritasi mulut atau mengembangkan alergi nanas. Kamu juga bisa merendam nanas yang sudah dikupas dalam air garam untuk mengurangi iritasi. Merendamnya dalam air garam dapat membantu menurunkan tingkat keasaman pada nanas dan membuat bromelain menjadi kurang efektif.

Hindari pula mengonsumsi nanas jika kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah, seperti Warfarin, Pradaxa, dan lain sebagainya. Bromelain mungkin memiliki efek antiplatelet pada darah, meningkatkan potensi perdarahan yang berlebihan. Karena alasan ini, penting juga untuk menghindari konsumsi nanas sebelum dan sesudah operasi.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP