Cara Mengatasi Mimisan pada Anak, Kenali Penyebabnya Lebih Awal
Merdeka.com - Menyaksikan anak tumbuh dengan baik dan sehat merupakan kebahagiaan bagi orang tua yang tak dapat digantikan oleh apapun juga. Memastikan anak terhindar dari berbagai macam penyakit merupakan tugas daripada orang tua. Sayangnya, sering kali hal-hal buruk terjadi di luar kendali orang tua.
Salah satu hal yang cukup sering dialami anak-anak adalah mimisan. Dalam bahasa medis mimisan kerap disebut sebagai epistaksis, yakni pendarahan dari hidung dapat berasal dari bagian anterior rongga hidung atau dari bagian posterior rongga hidung. Mimisan dapat terjadi karena sebab lokal atau sebab umum yakni kelainan sistemik.
Perlu dipahami bahwa bukan merupakan suatu penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Pendarahan yang terjadi pada hidung ini bisa akibat dari kelainan setempat atau penyakit umum. Meski dapat sembuh sendiri tanpa mendapatkan penanganan medis namun tetap perlu tahu penyebab mimisan itu sendiri agar bisa mencegahnya lebih awal. Berikut informasi cara mengatasi mimisan pada anak yang telah dirangkum dari Healthline dan berbagai sumber lainnya:
Penyebab Mimisan pada Anak
Tak hanya penyebab saja yang penting, Anda juga harus memahami bagaimana cara mengatasi mimisan pada anak. Namun, ada baiknya mempelajari apa penyebabnya, seperti berikut ini:
1. Pilek atau Alergi

© Boldsky.com
Penyebab mimisan pada anak yang pertama adalah karena pilek atau alergi, sinusitis hingga inveksi virus atau bakteri. Berbagai kondisi ini dapat membuat lapisan dinding hidung meradang sehingga lebih mudah pecah dan berdarah.
2. Masuknya Benda Asing ke Dalam Hidung
Penyebab mimisan pada anak berikutnya adalah karena masuknya benda asing ke dalam hidung. Kita paham betul bahwa usia anak-anak dari 2-5 tahun merupakan usia yang paling beresiko untuk mengalami kemasukan benda asing pada hidung.
Benda asing yang sering masuk ke hidung anak antara lain manik-manik, kacang, permen, dan mainan yang kecil. Benda asing tersebut dapat melukai hidung sehingga menyebabkan mimisan.
3. Udara Kering
Sebelum mempraktikkan cara mengatasi mimisan pada anak, pahami penyebab eksternal seperti kondisi udara. Tak hanya benda asing yang masuk ke hidung. penyebab utama anak sering mimisan juga bisa karena udara yang kering, khususnya karena penggunaan AC.
Udara kering membuat lendir dalam hidung menjadi kering (upil) dan terasa gatal. Ketika anak mengorek hidungnya secara berlebihan untuk mengeluarkan upil tersebut, pembuluh darah hidung bisa pecah.
4. Mengorek Hidung
Terlalu sering, terlalu dalam, atau terlalu kasar mengorek hidung dapat melukai pembuluh darah dalam hidung hingga menyebabkan mimisan.
Cara Mengatasi Mimisan Pada Anak
1. Ajari Anak untuk Duduk Tegak
Cara mengatasi mimisan pada anak yang pertama adalah dengan mengajarinya untuk duduk tegak. Sebagai orang tua kamu harus tenang saat menghadapi mimisan pada anak. Sebab hal tersebut juga dapat membuat anak lebih tenang dan tidak menolak saat diobati. Lakukan semuanya dengan baik sehingga tidak perlu waktu yang lama dan bertele-tele dalam mengatasi mimisan ini.
Banyak orang yang salah kaprah dalam mengatasi darah yang keluar dari hidung. Biasanya orang yang sedang mimisan menengadahkan kepalanya ke belakang atau berbaring untuk mengatasi mimisan. Padahal ini adalah posisi yang salah dalam penanganan mimisan.
Justru, yang perlu kamu lakukan adalah duduk tegak dan mengarahkan tubuh sedikit ke depan. Hal ini supaya darah tidak kembali masuk ke hidung dan menyumbat napas. Bila kamu menengadahkan kepala tentunya hal ini akan menyebabkan darah masuk lagi, dan menyumbat napas kamu.
Dengan duduk tegak dan mengarahkan tubuh ke depan akan mengurangi tekanan pada pembuluh darah hidung, sehingga akan menghentikan pendarahan.
2. Mencuci Hidung dengan Air Garam
Cara mengatasi mimisan pada anak selanjutnya bisa dengan mencuci hidung dengan air garam. Garam dipercaya dapat mengatasi iritasi hidung yang disebabkan mimisan.
Cara mendapatkan manfaat dari garam pun sangat sederhana, kamu hanya perlu melarutkan satu sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat, lalu cuci hidung kamu dengan larutan tersebut secara lembut selama 5-10 menit. Setelahnya keringkan dengan tisu atau kain yang lembut.
3. Hentikan dengan Cuka
Tak hanya mencuci hidung dengan air garam, kamu juga bisa memilih cuka sebagai cara mengatasi mimisan pada anak. Kandungan asam dalam cuka membantu menyempitkan pembuluh darah, sehingga menghentikan pendarahan. Jadi kamu bisa mencelupkan cuka ke dalam bola kapas, kemudian letakkan beberapa selama 5 hingga 10 menit ke dalam lubang hidung yang mimisan.
4. Kompres Es
Cara mengatasi mimisan pada anak dengan cepat juga bisa dilakukan dengan mengompresnya dengan es. Mengompres hidung dengan kain dingin dapat mengatasi mimisan dengan membuat darah cepat mengental dan berhenti, serta memblokir kobocoran darah.
Namun, jangan langsung menempelkan es batu ke hidung anak kamu. Kamu wajib menggunakan kain lembut ataupun handuk untuk membungkus es batu tersebut terlebih dahulu. Suhu dinginlah yang nantinya akan memperlambat pendarahan dan memperkecil pembuluh darah, yang nantinya akan membuat mimisan berhenti lebih cepat.
5. Menekan Hidung
Selanjutnya cukup menekan hidung sebagai cara mengatasi mimisan pada anak lainnya. Cukup menggunakan ibu jari dan jari telunjuk selama 5-10 menit untuk memberi tekanan pada sumber pendarahan yang nantinya akan menghentikan darah.
Pada saat kamu menekan hidungmu, kamu dianjurkan untuk menggunakan mulut dalam bernapas untuk sementara sampai darah berhenti mengalir. Namun bila darah masih belum berhenti setelah 20 menit, kamu perlu memeriksakan diri ke dokter.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya