Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bendungan Rentang di Jatitujuh Majalengka Dikeringkan, Warga Justru Lakukan Ini

Bendungan Rentang di Jatitujuh Majalengka Dikeringkan, Warga Justru Lakukan Ini Warga di Jatitujuh Majalengka berbondong-bondong ke Bendungan Rentang saat dikuras. ©2021 Youtube Fokus Indosiar/ Merdeka.com

Merdeka.com - Sebagai upaya perbaikan dan normalisasi dam, Bendungan Rentang di Dusun Rentang, Desa Panongan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat akan dikeringkan selama kurang lebih 30 hari ke depan.

Melansir Fokus Indosiar di kanal Youtubenya, Jumat (8/10), Petugas Bendungan Rentang Dadi Supriyadi menjelaskan, pengurasan ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai langkah perawatan serta mencegah penumpukan volume air saat memasuki musim penghujan.

Kondisi air saat ini terpantau kian menyusut usai pengelola membuka pintu bendungan secara perlahan. Namun berkurangnya volume air di lokasi justru membuat warga sekitar berbondong-bondong mendatangi bendungan di Majalengka itu.

Menangkap Ikan yang Mabuk

warga di jatitujuh majalengka berbondong bondong ke bendungan rentang saat dikuras

Warga di Jatitujuh Majalengka berbondong-bondong ke Bendungan Rentang saat dikuras ©2021 Youtube Fokus Indosiar/ Merdeka.com

Rupanya, puluhan warga sekitar bendungan memanfaatkan pembuangan air di Bendungan Rentang Jatitujuh untuk menangkap ikan yang mabuk dan hanyut ke arah pintu keluar. Mereka menjaring hingga menangkap dengan berbagai alat bantu, seperti pancing, ember hingga kain.

Menurut salah satu warga, saat kondisi air surut, ikan-ikan di tengah bendung akan muncul ke permukaan karena mabuk dan tak bisa berenang. Menurut Manto, salah seorang warga, banyak ikan yang bisa ditangkap di lokasi.

"Di sini ada banyak ikan yang bisa diambil, di antaranya ikan tagih, ikan tawes dan ikan boboso," ungkap pria itu.

Mengkonsumsi dan Menjual Ikan yang Didapat

warga di jatitujuh majalengka berbondong bondong ke bendungan rentang saat dikuras

Warga di Jatitujuh Majalengka berbondong-bondong ke Bendungan Rentang saat dikuras ©2021 Youtube Fokus Indosiar/ Merdeka.com

Menurut Manto, ikan yang didapat warga  dimanfaatkan untuk dikonsumsi pribadi, ada juga yang dijual untuk kebutuhan sehari-hari.

"Biasanya ikan dari sini kami konsumsi bersama keluarga, atau dijual ke pengepul kalau banyak," tambah Manto.

Masyarakat yang datang ke Bendung Rentang tidak hanya berasal dari wilayah Jatitujuh Majalengka, melainkan juga berasal dari luar daerah, seperti Indramayu. Diketahui kegiatan menangkap ikan ini telah menjadi tradisi tahunan warga sekitar.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP