Asmaul Husna adalah Nama-nama Allah SWT, Ketahui Arti dan Manfaatnya

Mengenal Allah SWT, berarti kita juga perlu mengetahui nama-nama Allah SWT. Nama-nama Allah SWT tersebut dapat kita lihat dalam bentuk Asmaul Husna.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Asmaul Husna adalah Nama-nama Allah SWT, Ketahui Arti dan Manfaatnya
Allah SWT. ©2014 Merdeka.com

Sebagai seorang muslim, kita perlu mengenal Sang Pencipta kita, yaitu Allah Azza Wa Jalla. Mengenal Allah SWT, berarti kita juga perlu mengetahui nama-nama Allah SWT. Nama-nama Allah SWT tersebut dapat kita lihat dalam bentuk Asmaul Husna.

Asmaul Husna adalah nama-nama Allah SWT. Secara etimologi, Asmaul Husna adalah 'sebutan baik'. Maksudnya, Asmaul Husna adalah nama-nama yang menjelaskan sifat-sifat baik dari Allah SWT. Nama-nama indah ini juga biasa dipakai dalam bacaan dzikir agar dapat terus mengingat Allah SWT.

Rasulullah pun juga menganjurkan kita untuk melantunkan Asmaul Husna,

"Allah mempunyai 99 nama, seratus kurang satu, barangsiapa yang memahaminya akan masuk surga." (HR. Bukhari dan Muslim).

Asmaul Husna adalah gambaran bagaimana besar dan agungnya Allah SWT. Membaca, menghafal, dan memahaminya dapat memberikan kita manfaat yang luar biasa. Berikut adalah 99 Asmaul Husna beserta artinya menurut Alquran, beserta manfaatnya bagi seorang muslim.

Asmaul Husna

Adapun 99 Asmaul Husna adalah sebagai berikut:

1. Ar Rahman: Yang Maha Pengasih

2. 2. Ar Rahiim: Yang Maha Penyayang

3. Al Malik: Yang Maha Merajai

4. Al Quddus: Yang Maha Suci

5. As Salaam: Yang Maha Memberi Kesejahteraan

6. Al Mu'min: Yang Maha Memberi Keamanan

7. Al Muhaimin: Yang Maha Mengatur

8. Al 'Aziiz: Yang Maha Perkasa

9. Al Jabbar: Yang Memiliki (Mutlak) Kegagahan

10. Al Mutakabbir: Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran

11. Al Khalik: Yang Maha Pencipta

12. Al Baari': Yang Maha Melepaskan (membuat, membentuk, menyeimbangkan)

13. Al Mushawwir: Yang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)

14. Al Ghaffaar: Yang Maha Pengampun

15. Al Qahhaar: Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu

16. Al Wahhaab: Yang Maha Pemberi Karunia

17. Ar Razzaaq: Yang Maha Pemberi Rezeki

18. Al Fattaah: Yang Maha Pembuka Rahmat

19. Al 'Aliim: Yang Maha Mengetahui

20. Al Qaabidh: Yang Maha Menyempitkan

21. Al Baasith: Yang Maha Melapangkan

22. Al Khaafidh: Yang Maha Merendahkan

23. Ar Raafi': Yang Maha Meninggikan

24. Al Mu'izz: Yang Maha Memuliakan

25. Al Mudzil: Yang Maha Menghinakan

26. Al Samii': Yang Maha Mendengar

27. Al Bashiir: Yang Maha Melihat

28. Al Hakam: Yang Maha Menetapkan

29. Al 'Adl: Yang Maha Adil

30. Al Lathiif: Yang Maha Lembut

31. Al Khabiir: Yang Maha Mengenal

32. Al Haliim: Yang Maha Penyantun

33. Al 'Azhiim: Yang Maha Agung

34. Al Ghafuur: Yang Maha Memberi Pengampunan

35. As Syakuur: Yang Maha Pembalas Budi

36. Al 'Aliy: Yang Maha Tinggi

37. Al Kabiir: Yang Maha Besar

38. Al Hafizh: Yang Maha Memelihara

39. Al Muqiit: Yang Maha Pemberi Kecukupan

40. Al Hasiib: Yang Maha Membuat Perhitungan

41. Al Jaliil: Yang Maha Luhur

42. Al Kariim: Yang Maha Pemurah

43. Ar Raqiib: Yang Maha Mengawasi

44. Al Mujiib: Yang Maha Mengabulkan

45. Al Waasi': Yang Maha Luas

46. Al Hakim: Yang Maha Bijaksana

47. Al Waduud: Yang Maha Mengasihi

48. Al Majiid: Yang Maha Mulia

49. Al Baa'its: Yang Maha Membangkitkan

50. As Syahiid: Yang Maha Menyaksikan

51. Al Haqq: Yang Maha Benar

52. Al Wakiil: Yang Maha Memelihara

53. Al Qawiyyu: Yang Maha Kuat

54. Al Matiin: Yang Maha Kokoh

55. Al Waliyy: Yang Maha Melindungi

56. Al Hamiid: Yang Maha Terpuji

57. Al Muhshii: Yang Maha Mengalkulasi

58. Al Mubdi': Yang Maha Memulai

59. Al Mu'iid: Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

60. Al Muhyii: Yang Maha Menghidupkan

61. Al Mumiitu: Yang Maha Mematikan

62. Al Hayyu: Yang Maha Hidup

63. Al Qayyuum: Yang Maha Mandiri

64. Al Waajid: Yang Maha Penemu

65. Al Maajid: Yang Maha Mulia

66. Al Wahid: Yang Maha Tunggal

67. Al Ahad: Yang Maha Esa

68. As Shamad: Yang Maha Dibutuhkan

69. Al Qaadir: Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan

70. Al Muqtadir: Yang Maha Berkuasa

71. Al Muqaddim: Yang Maha Mendahulukan

72. Al Mu'akkhir: Yang Maha Mengakhirkan

73. Al Awwal: Yang Maha Awal

74. Al Aakhir: Yang Maha Akhir

75. Az Zhaahir: Yang Maha Nyata

76. Al Baathin: Yang Maha Ghaib

77. Al Waali: Yang Maha Memerintah

78. Al Muta'aalii: Yang Maha Tinggi 79.

79. Al Barru: Yang Maha Penderma (maha pemberi kebajikan)

80. At Tawwaab: Yang Maha Penerima Taubat

81. Al Muntaqim: Yang Maha Pemberi Balasan

82. Al Afuww: Yang Maha Pemaaf

83. Ar Ra'uuf: Yang Maha Pengasuh

84. Malikul Mulk: Yang Maha Penguasa Kerajaan

85. Dzul Jalaali WalIkraam: Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

86. Al Muqsith: Yang Maha Pemberi Keadilan

87. Al Jamii': Yang Maha Mengumpulkan

88. Al Ghaniyy: Yang Maha Kaya

89. Al Mughnii: Yang Maha Pemberi Kekayaan

90. Al Maani: Yang Maha Mencegah

91. Ad Dhaar: Yang Maha Penimpa Kemudharatan

92. An Nafii': Yang Maha Memberi Manfaat

93. An Nuur: Yang Maha Bercahaya

94. Al Haadii: Yang Maha Pemberi Petunjuk

95. Al Badii': Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya

96. Al Baaqii: Yang Maha Kekal

97. Al Waarits: Yang Maha Pewaris

98. Ar Rasyiid: Yang Maha Pandai

99. As Shabuur: Yang Maha Sabar

Manfaat Mengenal Asmaul Husna

Mengenal nama-nama Allah SWT yang indah pastinya akan memberi manfaat kepada seorang muslim. Berikut manfaat yang akan kita dapatkan dari mengenal Asmaul Husna adalah sebagai berikut:

1. Mengenal sifat-sifat Allah SWT, atau Asmaul Husna adalah ilmu yang paling utama. Karena mulianya ilmu dilihat dari mulianya sesuatu yang dipelajari.

2. Semakin mengenal nama-nama Allah SWT melalui Asmaul Husna, kita akan semakin mencintai dan mengagungkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Kita juga semakin takut, berharap, dan ikhlas dalam beramal kepada-Nya.

3. Allah SWT menyukai nama dan sifat-Nya, Allah pun suka jika nama dan sifat-Nya nampak berbekas pada makhluk-Nya. Inilah bentuk kesempurnaan Allah. Allah itu witir, menyukai yang witir (ganjil). Allah itu jamil, menyukai yang jamil (indah). Allah itu ‘alim, menyukai ulama (yang berilmu). Allah itu jawad (Maha Berderma), menyukai orang yang berderma. Allah itu qawiy (Mahakuat), menyukai orang yang kuat (imannya). Allah itu hayyiyun (Maha Pemalu), menyukai yang punya sifat malu.

4. Manusia diciptakan untuk menyembah hanya kepada Allah dan mengenal-Nya.
Allah Ta’ala berfirman,

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” (QS. Adz-Dzariyat: 56-58).

Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 12)

5. Salah satu rukun iman adalah iman kepada Allah. Itulah rukun iman yang paling afdal. Dan cara beriman yang benar kepada Allah SWT adalah dengan mengenal nama Allah dan sifat-Nya sampai pada tingkat di mana dirinya yakin.

Allah Ta’ala berfirman,

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Hasyr: 19).

Siapa saja yang lupa kepada Allah, maka pasti Allah akan membuatnya lupa pada diri, maslahat dirinya, serta lupa akan sebab yang membahagiakan ia di dunia dan akhirat.

6. Mengenal Allah akan memberikan ketenangan pada jiwa dan melapangkan hati. Ia juga akan merindukan surga Firdaus, hingga rindu melihat wajah Allah yang mulia.

7. Mengenal nama dan sifat Allah bisa menjadi motivasi untuk kuat dalam sabar, semangat dalam ibadah, jauh dari kemalasan, takut berbuat dosa, dan penghibur duka.

Rekomendasi