Aqidah adalah Keyakinan Dasar yang Diterima Hati, Berikut Perannya dalam Kehidupan
Merdeka.com - Ketika berbicara tentang aqidah, berarti yang dimaksud adalah apa yang diterima oleh hati dengan ikhlas. Aqidah adalah kata yang berasal dari bahasa Arab, yaitu 'Aqada, yang artinya simpul, ikatan, atau memegang erat.
Mengutip dari laman altayyib.com, ketika berkaitan dengan perilaku dan mental kita makna aqidah adalah teguh dan ulet. Inilah yang harus dirasakan oleh setiap muslim dalam dasar-dasar Islam, yaitu memiliki keyakinan yang teguh dan kuat di dalam hati.
Baca juga: Akidah Adalah Dasar Keyakinan Seorang Muslim
Lebih jelasnya, aqidah adalah beriman kepada Allah dan segala sesuatu yang berhubungan dengan-Nya; ibadah dan ketuhanannya, nama dan sifat-sifatnya, kepercayaannya kepada malaikat, kitab-kitab, rasul, takdir, hari akhir dan segala sesuatu yang otentik dalam ajaran agama Islam.
Kita harus menerima atau meyakini bahwa Allah sebagai satu-satunya Tuhan dan penguasa, serta menerima Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai orang yang patut diteladani, yang perilaku dan penilaiannya perlu kita tiru.
Bagian terpenting dari Aqidah seorang muslim adalah tauhid, yaitu keesaan Allah dalam ibadah, ketuhanan dan nama-nama serta sifat-sifat-Nya. Pentingnya makna tauhid sehingga kita sering menggunakan istilah tersebut secara bergantian dengan aqidah.
Allah menciptakan langit dan bumi semata-mata untuk tauhid, Dia mengirim rasul dan nabi untuk mengajak orang-orang untuk menyembah hanya kepada-Nya. Oleh karena itu, adalah kewajiban kita sebagai muslim untuk mempelajari hal ini, untuk mengetahui tujuan di balik keberadaan kita, dan untuk mengajarkan dan menyebarkannya pada anak-anak, keluarga dan umat manusia.
Kita harus berusaha untuk kembali ke iman yang murni, dan memperbaiki beberapa kesalahan aqidah umum yang mempengaruhi banyak muslim, baik dalam keyakinan atau praktik.
Pentingnya Belajar Aqidah
Dari banyaknya ilmu agama yang ada, aqidah adalah hal yang penting dan harus kita pelajari terlebih dahulu. Aqidah yang berisi keyakinan atau iman adalah sebuah prioritas yang harus kita pahami sebagai seorang muslim.
Dilansir dari rumaysho.com, salah satu dalil yang menyebutkan tentang pentingnya aqidah adalah dari Jundub bin ‘Abdillah, ia berkata,
"Kami dahulu bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kami masih anak-anak yang mendekati baligh. Kami mempelajari iman sebelum mempelajari Al-Qur’an. Lalu setelah itu kami mempelajari Al-Qur’an hingga bertambahlah iman kami pada Al-Qur’an." (HR. Ibnu Majah).
Dalam berdakwah pun, aqidah adalah pembahasan yang harus diprioritaskan.
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,
“Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Mu’adz ke Yaman, ia pun berkata padanya, “Sesungguhnya engkau akan mendatangi kaum dari ahli kitab. Maka jadikanlah dakwah engkau pertama kali pada mereka adalah supaya mereka mentauhidkan Allah Ta’ala. Jika mereka telah memahami hal tersebut, maka kabari mereka bahwa Allah telah mewajibkan pada mereka shalat lima waktu sehari semalam. Jika mereka telah shalat, maka kabari mereka, bahwa Allah juga telah mewajibkan bagi mereka zakat dari harta mereka, yaitu diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan disalurkan untuk orang-orang fakir di tengah-tengah mereka. Jika mereka menyetujui hal itu, maka ambillah dari harta mereka, namun hati-hati dari harta berharga yang mereka miliki.” (HR. Bukhari, Muslim).
Kemudian dalil lain dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Aku diperintah untuk memerang manusia hingga mereka bersaksi bahwa tiada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, serta mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Jika mereka telah melakukan yang demikian, terpeliharalah dariku darah serta harta mereka, melainkan dengan hak Islam. Sedangkan perhitungan mereka diserahkan pada Allah Ta’ala.” (HR. Bukhari, Muslim).
Peran Aqidah dalam Hidup
Aqidah sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan aqidah, kualitas agama seseorang ditentukan. Orang yang enggan mempelajari aqidah, tak jarang dapat terjerumus dalam jalan kesesatan, sehingga membawa masalah baru dalam hidupnya.
Dalam kehidupan, peran aqidah antara lain adalah:
Sedangkan dalam perkembangan agama Islam, aqidah berperan penting untuk:
Allah SWT berfirman,
“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (QS. An-Nahl : 36).
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya