Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada Potensi Bencana, Petani Cirebon Diminta Percepat Masa Tanam Padi di Musim Hujan

Ada Potensi Bencana, Petani Cirebon Diminta Percepat Masa Tanam Padi di Musim Hujan 8,2 juta hektare sawah untuk 20 juta ton beras. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Petani di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diminta untuk mempercepat masa tanamnya karena sudah memasuki musim penghujan. Imbauan ini disampaikan oleh Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, terkait adanya potensi bencana hidrometeorologi.

Disampaikan Kepala Distan Kabupaten Cirebon Asep Pamungkas, Minggu, (13/11) percepatan masa tanam sendiri guna mencegah kerugian dari para petani saat kondisi curah hujan tinggi yang telah diprediksi oleh BMKG.

"Saat ini sudah masuk musim hujan, jadi kami meminta agar petani mempercepat masa tanam," katanya, mengutip ANTARA, Senin

Hindari Bencana Banjir di Musim Hujan

82 juta hektare sawah untuk 20 juta ton beras

Ilustrasi sawah terendam banjir ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Menurut Asep, ketika proses penanaman dilakukan saat puncak musim hujan, dikhawatirkan akan mengganggu pola produksi yang berdampak terhadap gagal panen.

Hal ini karena saat puncak musim hujan, bencana alam seperti banjir dimungkinkan terjadi. Ketika kering, sawah yang teredam akan menjadi puso atau membusuk dan tidak bisa dinikmati hasilnya.

"Untuk menghindari puso, jadi harus segera melakukan percepatan masa tanam," ucapnya

Produksi Padi Capai 492.803 ton

Berdasarkan data yang dimiliki Distan Kabupaten Cirebon, untuk produksi padi lokal pada triwulan III tahun 2022 mencapai 492.803 ton gabah kering giling, atau 315.936 ton setara beras. Ini kemudian dipastikan Asep akan berbuah surplus.

Data tersebut, kata Asep berasal dari 40 kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon, baik di tanah sawah maupun lahan darat.

Hal ini juga akan menunjang konsumsi nasi per tahun yang berada di angka 254.116 ton, dari total populasi penduduk yang kini berada di angka 2 juta jiwa. "Kalau konsumsi beras per tahun itu diperkirakan kurang lebih 254.116 ton, sedangkan hingga triwulan III produksi sudah mencapai 315.936 ton setara beras, sehingga pada tahun 2022 ini dapat dipastikan surplus," tandasnya.

 

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP