Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada Jembatan Unik di Indramayu, Menyeberang Perlu Pakai Perahu

Ada Jembatan Unik di Indramayu, Menyeberang Perlu Pakai Perahu Jembatan unik di Indramayu. ©2022 Instagram @lingga_pamungkass/ Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah jembatan yang terletak di kawasan Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencuri perhatian. Pasalnya untuk melintasi lokasi diperlukan sebuah perahu kayu yang juga berfungsi memuat kendaraan roda dua.

Seperti terlihat dalam video milik akun Instagram @lingga_pamungkass yang diunggah Minggu (27/2), terdapat sejumlah motor yang mengantre saat hendak melintasi jembatan. Antrean dilakukan karena pengendara harus bergantian saat menyeberangi jembatan perahu itu.

Struktur jembatan dibuat dengan menggunakan kayu yang disusun di rangka batang bambu menuju perahu. Berikut kisah jembatan unik di Indramayu selengkapnya.

Membelah Kecamatan Kertasemaya dan Kecamatan Bangodua

jembatan unik di indramayu

©2022 Instagram @lingga_pamungkass/ Merdeka.com

Menurut Lingga, jembatan tersebut merupakan akses transportasi yang membelah Sungai Cimanuk. Keberadaannya menghubungkan antara Kecamatan Kertasemaya dengan Kecamatan Bangodua di Kabupaten Indramayu.

Di dalam video turut terlihat pengguna jembatan yang kebanyakan roda dua silih berganti untuk melintasi lokasi.

“Jembatan ini unik karena menggunankan perahu saat akan menyebrang sungai. Terletak di sungai Cimanuk yang membelah antara Kecamatan Kertasemaya dan Kecamatan Bangodua,” tulis akun @lingga_pamungkass. 

Menggunakan Tali Baja Sebagai Penggerak

Banyak warga yang menggunakan jembatan berbentuk perahu itu. Turut terlihat mulai dari kalangan warga hingga para pedagang menjadi pengguna lokasi tersebut.

Diduga perahu menggunakan tali baja untuk menggerakkannya menuju seberang sungai. Hal itu sesuai dengan adanya dua tali baja panjang yang membentang dari ujung dermaga ke ujung yang lain.

Turut disebutkan, trek menuju lokasi juga cukup menantang sehingga cocok dilintasi oleh pecinta touring.

“Pecinta touring wajib mampir kesini nih,, track nya oke banget..” tulisnya lagi.

Jadi Tempat Nostalgia Netizen

Sebagaimana dimuat di kolom komentar, banyak kalangan warganet yang menjadikan tempat tersebut sebagai lokasi bernostalgia.

“dulu pernah naik itu habis kondangan temen kuliah malem2 pula naiknya, ya gak,” tulis @sidtyindriani, sambil menandai dua temannya.

“Nostalgia jaman kecil,” beber @anggidlemonie sambil menyertakan stiker hati.

“Jalur andalan kalo ada turnamen Futsal di Tukdana,” kenang @alivsiagian sambil menandai temannya.

“Jalan balik kampung itu ada 3 akses perahu buat nyebrang ke kampung bangodua bisa lewat pasar kertasmaya lewat masjid Tulung agung dan lewat binaria,” tulis @sibemo_18.

“dulu KKN sering lewat sini kalo mau ke kontrakan, kangen ga luuur? Nisa ikma, abah, bang maab, bang maul, umi mumun, bihal, nida, suci,” Kata @rafidhatulhawa.

“Ya ampun.. Masih ada ya sampe sekarang jembatannya...dulu waktu masih SMA sering lewat jembatan ini mau main k rumah temen...jadi kangen temen lama..” tulis @rahayu.ayu85.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP